Logo Header Antaranews Kalteng

Dinas Perpustakaan Pulang Pisau kembangkan inovasi Desa Literasi

Senin, 3 November 2025 15:02 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau, drg Sopiyah. ANTARA/Dita Marsena

Pulang Pisau (ANTARA) - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, drg Sopiyah mengungkapkan pihaknya terus berupaya melakukan terobosan melalui program inovatif Desa Literasi Berdaya sebagai langkah merubah paradigma masyarakat terhadap fungsi perpustakaan di era modern saat ini.

“Selama ini banyak masyarakat menganggap perpustakaan hanya tempat membaca atau meminjam buku," kata Sopiyah di Pulang Pisau, Senin.

Ia menyampaikan melalui program ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ingin menjadikan perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Dia menjelaskan, program Desa Literasi Berdaya telah dimulai dengan menetapkan Desa Mentaren I sebagai proyek percontohan. Program ini disambut antusias oleh pemerintah desa setempat karena sejalan dengan semangat pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat pedesaan.

“Kami sudah menjalin komitmen bersama Desa Mentaren I. Pemerintah desa setempat mendukung langkah ini karena melihat manfaatnya bukan hanya untuk peningkatan literasi, tetapi juga kesejahteraan masyarakat secara langsung,” katanya.

Baca juga: IKIAD Kapuas terus perkuat program organisasi

Melalui program tersebut, paparnya, perpustakaan desa tidak lagi hanya berfungsi menyediakan koleksi buku dan mengajak masyarakat membaca, melainkan juga menjadi wadah kegiatan produktif seperti kursus komputer gratis dan pelatihan kerajinan anyaman berbasis pemberdayaan masyarakat.

“Semua kegiatan pemberdayaan itu dikoordinir oleh perpustakaan desa dengan dukungan dana desa. Perpustakaan menjadi motor penggerak dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, dan kreatif,” jelasnya.

Sopiyah menambahkan, perpustakaan juga menyediakan referensi buku-buku tentang kerajinan anyaman dari tali miliyar, termasuk panduan pengembangan produk menjadi peluang usaha, agar masyarakat dapat memahami nilai ekonomi dari hasil keterampilan yang mereka miliki.

“Beberapa buku referensi tentang anyaman sudah tersedia di perpustakaan Desa Mentaren I, lengkap dengan panduan teknis serta contoh pengembangan usaha kecil berbasis keterampilan tangan masyarakat setempat,” ujarnya.

Ia berharap, ke depan seluruh perpustakaan desa di Kabupaten Pulang Pisau dapat aktif mengembangkan literasi finansial, literasi kewirausahaan, hingga digital marketing agar masyarakat siap menghadapi tantangan ekonomi modern.

Baca juga: Bapenda Pulang Pisau urutan kedua pelayanan tertinggi di MPP

Baca juga: Wabup Pulang Pisau tekankan pentingnya peningkatan kapasitas relawan Tagana

Baca juga: Wabup Pulang Pisau imbau pemuda hindari kegiatan negatif



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026