Logo Header Antaranews Kalteng

BMKG imbau masyarakat Kalteng waspadai potensi hujan disertai petir

Minggu, 16 November 2025 16:29 WIB
Image Print
Warga melintasi jalan raya di saat hujan mengguyur Kota Palangka Raya. (ANTARA/Rendhik Andika)

Palangka Raya (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya mengimbau masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mewaspadai potensi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir hingga sepekan mendatang.

"Kami juga telah mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang di wilayah Kalteng," kata Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya Ika Priti di Palangka Raya, Minggu.

Wilayah meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.

Masyarakat di 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng juga diminta waspada dampak bencana yang ditimbulkan dari hujan lebat disertai angin kencang dan petir tersebut.

"Antara lain genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang," katanya.

Ika menerangkan, sebelum terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir akan terlihat pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB).

Dia menambahkan, pertumbuhan awan CB yang biasanya terlihat gelap ini merupakan tanda-tanda terjadinya hujan disertai angin kencang diikuti sambaran petir. Untuk itu jika warga saat melihat fenomena tersebut agar waspada dan segera mencari tempat berteduh, namun tidak di bawah pohon.

Selanjutnya, umumnya suhu udara berkisar antara 23 hingga 33 derajat celcius. Kelembaban udara berkisar antara 50 hingga 100 persen. Angin umumnya bertiup dari Timur menuju Barat Daya kecepatan berkisar antara 5 hingga 20 km/jam.

"Saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir, masyarakat harus segera mencari tempat berlindung yang aman seperti di dalam rumah atau gedung," katanya.

Masyarakat juga harus menjauhi papan reklame atau baliho, pohon besar, dan tidak berada di lapangan atau tempat terbuka untuk menghindari sambaran petir.

"Kami juga mengimbau masyarakat Kalteng agar mewaspadai potensi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat, yang dapat disertai petir kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung," kata Ika.

Pihaknya secara berkala juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lain untuk menggambarkan potensi dan perkembangan cuaca terbaru guna antisipasi bencana.

Untuk dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG.

Baca juga: Festival Anak Sebangau ajarkan anak lestarikan lingkungan

Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya rutin lakukan pemutakhiran data wajib pajak

Baca juga: DPRD minta SPPG taati kebijakan pemerintah dalam pengelolaan limbah MBG



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026