Logo Header Antaranews Kalteng

Asisten II Setda Barsel: Bazar pangan murah guna menjaga stabilitas harga

Kamis, 20 November 2025 16:27 WIB
Image Print
Asisten II Setda Barito Selatan bersama Kepala Dinas Perikanan saat menghadiri kegiatan bazar pangan murah, di Buntok, Kamis (20/11). ANTARA/Bayu Ilmiawan.

Buntok (ANTARA) - Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Yoga Prasetyanto Utomo mengatakan, bazar pangan murah dalam upaya menjaga stabilitas harga barang dipasaran.

"Kegiatan bazar pangan ini menyediakan pangan terjangkau untuk membantu masyarakat," katanya saat membuka bazar pangan murah, di Buntok, Kamis.


Dia pun meyakini dengan adanya kegiatan bazar pangan murah yang diselenggarakan Dinas Perikanan bersama TP PKK Barito Selatan ini, dapat memenuhi keperluan masyarakat menjelang Natal.

"Bazar pangan ikan yang kita laksanakan ini, karena kita surplus ikan sekitar delapan ton per bulan," kata Yoga.

Dikatakan, bazar pangan murah ikan ini dilakukan guna mendorong penguatan ekonomi nelayan di wilayah Barito Selatan dan secara tidak langsung juga mengendalikan inflasi di daerah.

Kepala Dinas Perikanan Barito Selatan, Eka Surya Thano menambahkan, kedepan bazar pangan murah tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dalam setiap bulannya.

"Untuk bazar pangan saat ini, jumlah ikan patin dan nila masih terbatas yakni sebanyak 2,4 ton. Hal itu karena ikan yang ada di penangkaran masih dalam fase pembesaran dan memerlukan waktu selama enam bulan," terangnya.

Diperkirakan, lanjut dia, pada Januari hingga Februari 2026 mendatang, jumlahnya sudah mencukupi untuk dilaksanakan kembali bazar pangan murah bagi masyarakat.

"Bazar pangan tersebut nantinya tidak hanya dilaksanakan di halaman kantor TP-PKK saja, akan tetapi juga dilaksanakan pada sejumlah kecamatan lainnya yang ada di daerah ini," tambah dia.

Menurut dia, kegiatan tersebut sangat penting untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, terutama dalam upaya penurunan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Baca juga: Fraksi Gernas minta Disdikpora Gumas inventarisasi kerusakan sarpras pendidikan

Ia menerangkan, salah satu penyebab stunting yakni kurangnya asupan protein pada 100 hari pertama pertumbuhan anak yang ditandai dengan tinggi badan kurang dari 71 sentimeter.

Acara bazar pangan murah yang berlangsung di halaman kantor TP-PKK Barito Selatan itu dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Dalam kegiatan itu, Pemkab Barito Selatan menyediakan ikan patin yang dijual dipasaran dengan harga Rp50 ribu, dijual dengan harga Rp25 ribu perkilogramnya, sedangkan ikan nila yang harga di pasaran Rp50 ribu, dijual dengan harga Rp35 ribu perkilogram dalam bazar murah tersebut.

Baca juga: Legislator Gumas sebut warga Penda Rangas berharap perbaikan jalan menuju Miri

Baca juga: Pemkab Gumas akan pastikan tunggakan pajak kendaraan dinas

Baca juga: Fraksi PDI-P DPRD Gumas minta OPD pengelola PAD bekerja lebih optimal



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026