Logo Header Antaranews Kalteng

PLN ajak masyarakat Palangka Raya lebih peduli sampah kurangi risiko banjir

Selasa, 30 Desember 2025 14:39 WIB
Image Print
PLN dan lintas sektor menggelar kampanye pencegahan bencana bertajuk “Kelola Sampah Hari Ini, Cegah Banjir Esok Hari” di Palangka Raya (30/12/2025). (ANTARA/HO-PLN)

Palangka Raya (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP Kalbagbar 3) melaksanakan kampanye pencegahan bencana bertajuk “Kelola Sampah Hari Ini, Cegah Banjir Esok Hari.”

General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat Susilo dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Selasa, menyampaikan kegiatan ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung ketangguhan masyarakat dan lingkungan.

"Harapannya kebiasaan positif menjaga kebersihan dapat tumbuh kuat di tengah masyarakat,” ujarnya

Melalui program CSR/TJSL, PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga ingin memberikan manfaat sosial melalui peningkatan kesiapsiagaan bencana dan kepedulian lingkungan.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian Program CSR/TJSL “Siaga Bencana Kelurahan Palangka” yang dijalankan oleh PT PLN (Persero) UIP Kalimantan Bagian Barat bersama UPP Kalbagbar 3.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap dapat membangun budaya peduli lingkungan sekaligus menumbuhkan peran aktif masyarakat dalam upaya mitigasi bencana, khususnya banjir, di Kota Palangka Raya.

PLN bersama para pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam mendukung ketangguhan masyarakat terhadap potensi bencana serta menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.

Kegiatan ini terwujud berkat kolaborasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya, BKM Palangka Permai, Dinas Lingkungan Hidup Palangka Raya, Bank Sampah Jekan Mandiri, serta Kelurahan Palangka.

Baca juga: Pemkot Palangka Raya tingkatkan pengamanan wisata jelang Tahun Baru

Kegiatan dilaksanakan di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya dan Pasar Mendawai, dengan menyasar masyarakat dan para pelaku aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

Dalam kegiatan ini, tim gabungan melakukan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga serta dampak kebiasaan membuang sampah sembarangan terhadap potensi banjir di wilayah kota.

Selain itu, tim juga membagikan selebaran ajakan untuk tidak membuang sampah sembarangan serta mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Lurah Palangka Dawid mengapresiasi kegiatan kolaboratif ini dan menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat.

“Kampanye ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran warga. Banjir bukan hanya disebabkan curah hujan, tetapi juga karena kebiasaan kita dalam memperlakukan sampah," tuturnya.

Pihaknya berharap setelah kegiatan ini, masyarakat semakin peduli dan mau memulai kebiasaan baik dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya Heri Fauzi mengatakan, pengelolaan sampah merupakan bagian penting dari mitigasi bencana.

“Upaya pencegahan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat sangat menentukan. Melalui edukasi ini, kami ingin masyarakat memahami bahwa pengelolaan sampah yang baik turut berperan besar dalam mengurangi risiko banjir,” ucapnya.

Kampanye ini menjadi salah satu langkah strategis mendorong kesadaran publik tentang upaya pencegahan banjir tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga perilaku kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Edukasi dilakukan dengan pendekatan persuasif agar pesan yang disampaikan mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: PLN: Seluruh gardu induk Aceh beroperasi normal, dilanjutkan pemulihan distribusi hingga ke masyarakat

Baca juga: Danantara-BUMN salurkan bantuan kemanusiaan pemulihan pascabencana Aceh

Baca juga: PLN tuntaskan pemulihan kelistrikan Sumut 100 persen



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026