Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Kotim sambut pergantian tahun dengan doa dan refleksi diri

Kamis, 1 Januari 2026 06:15 WIB
Image Print
Bupati Kotim Halikinnor menyambut jamaah shalat hajat di rumah jabatan bupati dalam rangka menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026, Rabu (31/12/2025) malam. ANTARA/HO-Diskominfo Kotim

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah memilih cara yang religius dalam menyambut pergantian tahun 2025 menuju 2026 dengan menggelar shalat hajat dan doa bersama di aula rumah jabatan bupati setempat.

“Shalat hajat dan doa bersama ini adalah wujud kerendahan hati kita sebagai hamba Tuhan, sekaligus sebagai momentum untuk refleksi diri, merenungi perjalanan kita selama 2025,” kata Bupati Kotim Halikinnor di Sampit, Rabu malam.

Acara yang penuh khidmat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kotim Irawati, Penjabat Sekda Kotim Umar Kaderi dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kotim.

Halikinnor menjelaskan, shalat hajat ini merupakan jembatan untuk memohon agar segala harapan baik bagi daerah berjuluk Bumi Habaring Hurung ini dapat dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Disamping itu, di pengujung tahun ini, ia juga mengajak seluruh jajaran untuk mengevaluasi apa yang telah dicapai dan apa yang masih kurang dalam tata kelola pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Segala kekurangan di 2025 harus menjadi pelajaran berharga agar kita bisa menyiapkan diri lebih baik lagi di tahun yang akan datang,” ucapnya.

Kegiatan shalat hajat dan doa bersama ini merupakan contoh langsung dari Pemkab Kotim bagi masyarakat sehubungan dengan Surat Edaran (SE) Bupati Kotim yang telah diterbitkan sebelumnya dalam rangka menyikapi situasi nasional.

Dalam SE tersebut Halikinnor mengimbau agar penyambutan tahun baru 2026 dilakukan dengan penuh empati. Hal ini berkaitan dengan musibah bencana alam yang menimpa beberapa wilayah di Indonesia.

Baca juga: DAD Kotim beberkan hasil investigasi penembakan empat warga di kebun sawit

Beberapa poin imbauan tersebut ialah, mengimbau kepada seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, BUMD, serta masyarakat Kotim agar tidak menggelar kegiatan pisah sambut tahun baru secara berlebihan, termasuk konvoi kendaraan dan penggunaan kembang api.

“Pelaksanaan kegiatan pergantian tahun baru diarahkan pada kegiatan yang bersifat religius, reflektif dan sosial, seperti doa bersama serta penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia,” sebutnya.

Selanjutnya, seluruh masyarakat Kotim diimbau untuk saling menghormati dan menjaga toleransi, khususnya terhadap umat Nasrani yang sedang melaksanakan rangkaian ibadah Natal 2025 dan menyambut tahun baru 2026, agar seluruh kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan khidmat, aman dan tertib.

Diimbau pula kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan ke luar daerah melalui jalur lintas Provinsi Kalimantan Tengah-Kalimantan Selatan agar senantiasa berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.

Hal ini sehubungan dengan adanya peningkatan kepadatan arus lalu lintas yang bertepatan dengan arus jamaah Haul Guru Sekumpul yang dilaksanakan pada 28 Desember 2025 di Martapura, Provinsi Kalimantan Selatan.

Tidak lupa, Halikinnor juga menyampaikan pesan penting mengenai toleransi, mengingat Kotim sebagai rumah besar yang diisi oleh beragam suku dan agama.

“Jaga selalu kerukunan dan saling menghormati. jangan biarkan perbedaan memecah belah kita. Dengan kebersamaan dan doa, kita akan mampu membawa Kotim menjadi daerah yang lebih maju dan berkah,” demikian Halikinnor.

Sementara itu, malam pergantian tahun di Sampit berlalu dengan guyuran hujan yang melanda hampir semalaman suntuk. Meski begitu, saat detik-detik pergantian tahun, kembang api tetap terlihat di langit dan terdengar dari beberapa lokasi, menandakan tahun telah berganti.

Baca juga: DPRD Kotim minta penanganan darurat ruas jalan Sampit-Seruyan

Baca juga: Penjualan kembang api di Sampit merosot jelang Tahun Baru 2026

Baca juga: KSOP Sampit ingatkan nakhoda tidak memaksakan berlayar saat cuaca buruk



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026