Logo Header Antaranews Kalteng

Wabup Kotim pantau situasi Pantai Ujung Pandaran saat libur Nataru

Jumat, 2 Januari 2026 19:52 WIB
Image Print
Wakil Bupati Kotim Irawati saat memantau langsung kondisi di Pantai Ujung Pandaran menggunakan speedboat bersama tim Posko Pengamanan Nataru, Kamis (1/1/2026). ANTARA/HO-Prokopim Kotim.

Sampit (ANTARA) - Mengawali 2026, Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Irawati meninjau langsung situasi di destinasi Wisata Pantai Ujung Pandaran yang mengalami lonjakan pengunjung selama momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

“Alhamdulillah, saya memantau langsung Pantai Ujung Pandaran. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama merayakan momen tahun baru,” kata Irawati di Sampit, Jumat.

Kegiatan peninjauan pantai yang terletak di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit ini dimulai sejak hari pertama 2026, yakni 1 Januari dan berlanjut ke 2 Januari.

Dalam kegiatan ini Irawati didampingi antara lain BPBD Kotim, Polres Kotim, Pemerintah Kecamatan Teluk Sampit, Pemerintah Desa Ujung Pandaran dan lainnya yang tergabung dalam Posko Pengamanan Nataru 2025/2026.

Irawati menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kenyamanan wisatawan yang memadati kawasan pantai pada hari pertama libur tahun baru. Ia memeriksa kesiapan petugas pengamanan di lapangan serta fasilitas pendukung yang tersedia.

Irawati menegaskan kehadiran pemerintah daerah sangat penting untuk memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang sedang berlibur. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara instansi terkait.

“Koordinasi yang solid antara TNI, Polri dan pengelola wisata diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan pengunjung serta meminimalisir potensi gangguan keamanan di Pantai Ujung Pandaran yang merupakan kawasan wisata unggulan Kotim ini,” tuturnya.

Baca juga: Dinas Perikanan Kotim bagikan 100 ribu bibit ikan selama 2025

Tak hanya fokus pada keamanan, agenda Wakil Bupati berlanjut dengan aksi gotong royong membersihkan sampah di sepanjang garis pantai bersama tim pos keamanan dan pengelola wisata atau vila yang ada di kawasan tersebut.

Irawati terjun langsung memungut sampah sekaligus mengimbau para pedagang di sekitar pantai untuk menyediakan tempat sampah masing-masing. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama mewujudkan Kotim yang bersih, asri dan nyaman.

“Penanganan sampah adalah tanggung jawab bersama. Setiap orang bertanggung jawab terhadap sampahnya masing-masing, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja,” tegasnya.

Wisatawan juga diimbau agar selalu waspada menjaga keselamatan keluarga serta aktif menjaga kelestarian lingkungan Pantai Ujung Pandaran.

Terutama bagi para orang tua yang mengajak anak-anaknya untuk berekreasi ke tempat wisata agar jangan sampai lengah, mengingat baru-baru ini telah terjadi insiden seorang anak yang ditemukan tenggelam di salah satu tempat wisata di Kota Sampit.

Selain itu, pengelola tempat wisata juga diimbau untuk selalu mengingatkan pengunjung akan potensi bahaya. Insiden yang terjadi baru-baru ini hendaknya menjadi peringatan agar lebih berhati-hati dan waspada karena risiko kecelakaan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja.

“Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan standar pengamanan di seluruh destinasi wisata demi kepuasan dan kenyamanan masyarakat,” demikian Irawati.

Baca juga: Polres Kotim sebut kasus garong sawit berkaitan erat dengan narkoba

Baca juga: DPRD Kotim minta pengelola wisata dan orang tua perketat pengawasan

Baca juga: Sempat anjlok, harga rotan di Kotim kembali naik imbas musim durian



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026