Logo Header Antaranews Kalteng

Taman RTH Palangka Raya segera dibuka untuk umum

Jumat, 9 Januari 2026 21:47 WIB
Image Print
Lokasi taman RTH yang menjadi salah satu ikon Kota Palangka Raya yang berada di kawasan Bundaran Talawang. ANTARA/Nano Ridhansyah.

Palangka Raya (ANTARA) - Rencana pembukaan Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang terhubung dengan Bundaran Besar melalui terowongan bawah tanah mulai mencuat.

Berdasarkan informasi dari salah satu pihak proyek, soft opening taman tersebut diwacanakan akan segera dilaksanakan.

Namun hingga saat ini, jadwal peresmian secara resmi belum dapat dipastikan karena masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurut hasil informasi di lapangan, Jumat (9/1) kawasan taman dilengkapi area parkir bawah tanah dengan kapasitas sekitar 500 sepeda motor dan 80 mobil. Akses masuk parkiran berada di Jalan Pierre Tandean arah Jembatan Kahayan, sedangkan akses keluar menuju Jalan Brigjen Katamso.

Area parkir juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya musala terpisah untuk laki-laki dan perempuan, toilet yang sementara hanya difungsikan untuk buang air kecil, sistem keamanan berupa sprinkler system atau sistem otomatis untuk menyiram atau memadamkan api, serta satu ruangan yang direncanakan untuk disewakan sebagai area usaha.

Baca juga: Gubernur tinjau Bundaran Besar, pengembangan RTH dibagi dua tahap

Sementara itu, di area taman pengunjung diwajibkan mematuhi sejumlah ketentuan, seperti larangan merokok dan larangan menaiki pembatas di pinggir taman guna menjaga kebersihan serta keselamatan.

Taman tersebut juga dilengkapi relief sejarah perjuangan Kota Palangka Raya, jalur ramah disabilitas, serta tangga anti selip yang aman digunakan saat hujan.

Dari bagian atas taman, pengunjung dapat menikmati panorama Kota Palangka Raya dari ketinggian.

Daya tarik lainnya yakni, terowongan bawah tanah sedalam sekitar delapan meter yang menghubungkan Taman RTH dengan Museum Perjuangan dan kawasan Bundaran Besar.

Terowongan tersebut dibangun menggunakan struktur beton yang dirancang kuat dan aman.

Museum Perjuangan menjadi museum pertama yang telah rampung di kawasan Bundaran Besar. Museum ini mengusung arsitektur khas Dayak dengan ornamen rotan, dilengkapi tiga videotron, serta menerapkan aturan khusus bagi pengunjung, seperti tidak menggunakan alas kaki dan tidak menyentuh videotron.

Baca juga: Bundaran Besar jadi simbol semangat dan kekuatan Kalimantan Tengah

Baca juga: Wakil Presiden tinjau pasar hingga Bundaran Besar Palangka Raya

Ke depan, kawasan Bundaran Besar Palangka Raya juga direncanakan akan dilengkapi Museum Budaya dan Museum Diorama, sehingga memperkuat kawasan tersebut sebagai salah satu ikon baru Kota Palangka Raya.

Meski demikian, masyarakat masih diminta untuk bersabar terkait pengumuman resmi dari pemerintah provinsi soal jadwal peresmian Taman RTH Palangka Raya.

Sebelumnya, pengerjaan Taman RTH dimulai dari tahun 2022 hingga sekarang.

Baca juga: Naik menara Bundaran Besar bersama Gubernur Kalteng, begini caranya

Baca juga: Dishub Kalteng simulasikan pengaturan parkir basement RTH Bundaran Besar



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026