Empat rumah di Kapuas Barat ludes terbakar

id pemkab kapuas, kebakaran kapuas, empat rumah kapuas terbakar, bpbd kapuas, kuala kapuas

Empat rumah di Kapuas Barat ludes terbakar

Kondisi rumah warga di jalan Desa Pantai, RT 01 RW 02, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, hangus terbakar, Senin (12/1/2026). (ANTARA/HO-BPBD Kapuas)

Kuala Kapuas (ANTARA) - Sebanyak empat unit rumah di kawasan permukiman Jalan Desa Pantai, RT 01 RW 02, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah ludes terbakar pada Senin pagi.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, kebakaran terjadi sekitar Pukul 08.10 WIB,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Pangeran S. Pandingan di Kuala Kapuas.

Dia mengatakan dari informasi yang dihimpun di lapangan, api menghanguskan empat unit rumah berbahan kayu. Seluruh bangunan yang terbakar dilaporkan rusak berat.

Sebanyak sembilan kepala keluarga (KK) terdampak dalam kejadian ini dengan total 31 jiwa. Adapun warga yang terdampak antara lain Tarung (4 jiwa), Rusdianor (3 jiwa), Rusli Zainudin (4 jiwa), Inting (4 jiwa), Slamet Riadi (3 jiwa), Mukran (1 jiwa), Yundri (1 jiwa), Retno (6 jiwa), dan Sihan (5 jiwa).

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Baca juga: Pemkab ajak PWRI ikut andil wujudkan program Kapuas Bersinar

Pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap warga terdampak guna penanganan dan bantuan lebih lanjut.

Diketahui, api baru dapat dipadamkan hampir satu jam kemudian oleh petugas dibantu masyarakat yang berjibaku memadamkan api.

Selain bangunan rumah berkonstruksi kayu, dan tidak adanya sarana prasaran peralatan pemadam kebakaran, juga akses jalan menuju lokasi cukup sulit, membuat api dengan cepat merembet ke rumah lainnya.

Dengan adanya peristiwa tersebut, Pangeran kembali mengingatkan serta mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran permukiman yang kerap terjadi, akibat arus pendek atau listrik dan lainnya.

“Untuk itu kami imbau warga sebelum meninggalkan rumah atau bepergian, kembali lakukan pengecekan penggunaan aliran listrik, kompor, dan lainnya. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kebakaran,” demikian Pangeran.

Baca juga: Pemkab Kapuas dukung perayaan natal kerukunan keluarga besar Bona Pasogit

Baca juga: Komisi IV DPRD Kapuas serap aspirasi pondok pesantren dalam RDP

Baca juga: Legislator Kapuas dukung pembangunan jalan penghubung Selat Hulu-Selat Utara


Pewarta :
Editor : Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.