Logo Header Antaranews Kalteng

Anthropic perkenalkan Claude for Healthcare untuk otomasi layanan medis

Rabu, 14 Januari 2026 16:25 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang dokter tengah berbincang dengan pasien mengenai informasi medis pasien. (ANTARA/HO-Allianz)

Jakarta (ANTARA) - Anthropic mengumumkan peluncuran Claude for Healthcare, seperangkat fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang ditujukan untuk penyedia layanan kesehatan dan pasien.

Dilansir dari Tech Crunch pada Rabu, pengumuman tersebut disampaikan Anthropic, menyusul peluncuran fitur serupa dari OpenAI, ChatGPT Health, beberapa waktu sebelumnya.

Claude for Healthcare memungkinkan pengguna menyinkronkan data kesehatan dari ponsel, jam tangan pintar, dan platform lain. Anthropic menegaskan bahwa data tersebut tidak akan digunakan untuk melatih model AI mereka.

Berbeda dengan ChatGPT Health yang pada tahap awal lebih berfokus pada pengalaman percakapan bagi pasien, Claude for Healthcare dirancang untuk mendukung proses kerja administratif dan riset di sektor layanan kesehatan.

Model tersebut dilengkapi fitur yang disebut “Connectors”, yang memungkinkan Claude terhubung ke berbagai basis data dan platform resmi untuk mempercepat pencarian informasi dan pembuatan laporan.

Basis data yang dapat diakses melalui konektor tersebut antara lain Centers for Medicare and Medicaid Services (CMS) Coverage Database, sistem klasifikasi penyakit ICD-10, National Provider Identifier Standard, serta basis data ilmiah PubMed.

Anthropic menyebutkan bahwa integrasi tersebut dapat digunakan untuk mempercepat proses administratif ketika dokter harus mengajukan dokumen tambahan kepada perusahaan asuransi untuk memastikan apakah suatu obat atau tindakan medis akan ditanggung.

“Banyak tenaga medis melaporkan bahwa mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk dokumentasi dan administrasi dibandingkan menangani pasien secara langsung,” kata Chief Product Officer Anthropic Mike Krieger.

Menurut Anthropic, tugas administratif seperti pengisian formulir dan pengajuan dokumen dinilai lebih tepat untuk diotomatisasi dibandingkan proses pengambilan keputusan medis yang membutuhkan keahlian profesional.

Peluncuran ini dilakukan di tengah meningkatnya penggunaan model bahasa besar (large language model/LLM) oleh masyarakat untuk membahas isu kesehatan. OpenAI sebelumnya menyebutkan bahwa sekitar 230 juta orang setiap pekan membicarakan kesehatan mereka dengan ChatGPT.Meski demikian, baik Anthropic maupun OpenAI menegaskan bahwa sistem AI mereka tidak dimaksudkan sebagai pengganti tenaga medis profesional. Pengguna tetap dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memperoleh saran medis yang akurat dan sesuai dengan kondisi masing-masing.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026