
BMKG ingatkan warga pesisir selatan Kalteng waspadai gelombang tinggi

Palangka Raya (ANTARA) - Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah (Kalteng) Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Ika Priti mengingatkan serta meminta nelayan maupun masyarakat di sepanjang pesisir perairan wilayah selatan provinsi ini, agar lebih mewaspadai gelombang laut setinggi 2,5 meter.
"Waspadai potensi tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah selama sepekan," katanya di Palangka Raya, Rabu.
Dia juga mengimbau masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut karena tinggi gelombang tersebut masuk kategori rendah hingga sedang.
Pihaknya pun meminta warga pesisir juga waspada adanya pertumbuhan awan konvektif atau awan cumulonimbus (CB) yang berpotensi menjadikan hujan intensitas sedang hingga lebat, dan menimbulkan angin kencang serta menambah tinggi gelombang air laut.
"Waspadai adanya pertumbuhan awan CB yang dapat menambah tinggi gelombang di wilayah Pesisir dan Perairan Selatan Kalimantan Tengah. Dihimbau kepada masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut," katanya.
Ika mengatakan, daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau di wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah tersebut.
Didukung oleh kelembaban udara yang cukup basah, labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal juga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Kalteng.
Dia menambahkan, tiga hari mendatang, potensi kecepatan angin diperkirakan antara 5-20 kilometer/jam. Angin ini umumnya bertiup dari arah Selatan menuju Utara.
"Sementara untuk suhu udara berkisar antara 23 sampai 35 derajat Celsius. Kelembaban udara berkisar antara 50 hingga 95 persen," kata Ika Priti.
Masyarakat pun dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses layanan yang diberikan BMKG melalui laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG.
Baca juga: BMKG Kotim prediksi awal musim kemarau terjadi Februari-Maret
Baca juga: Masyarakat pesisir Kotim diingatkan waspadai potensi banjir rob 19 Januari
Baca juga: BMKG ingatkan warga pesisir selatan Kalteng waspadai gelombang 2,5 meter
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
