Logo Header Antaranews Kalteng

Diskominfo Kotim dorong penguatan keterbukaan informasi publik

Minggu, 25 Januari 2026 08:45 WIB
Image Print
Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Kotawaringin Timur Ady Candra menyampaikan pesan saat diskusi santai dengan wartawan dan pimpinan media di Kotawaringin Timur, Sabtu (24/1/2026). ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintah daerah setempat.

"Sesuai perintah Pak Bupati, kita terbuka, makanya kami undang instansi lain. Kami akan secara rutin memfasilitasi penyampaian informasi kepada publik," kata Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Kotawaringin Timur, Ady Candra di Sampit, Sabtu.

Komitmen itu kembali disampaikan Ady Candra saat pertemuan santai dengan wartawan dan pimpinan media di Kotawaringin Timur. Dalam kegiatan ini, Diskominfo menghadirkan pejabat dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, RSUD dr Murjani Sampit, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

Selain Ady Candra sendiri, pejabat yang hadir diberi kesempatan untuk memaparkan program kerja instansi mereka masing-masing. Juga ada sesi tanya jawab dengan wartawan yang hadir.

Melalui kegiatan ini, selain menjadi ajang silaturahim antara pers dengan pemerintah daerah, juga menjadi sarana untuk menyampaikan program kerja pemerintah kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga sekaligus momen bagi pemerintah daerah menyerap informasi dari masyarakat melalui pers. Ditegaskannya, pemerintah daerah selalu terbuka terhadap kritik, saran dan masukan yang sifatnya membangun sehingga bisa menjadi referensi dalam berbenah diri untuk menjadi lebih baik.

"Acara ini akan kita gelar secara rutin dengan menghadirkan narasumber dari instansi lainnya secara bergantian. Kami yakin kawan-kawan media memiliki jaringan hingga ke tingkat desa, sehingga bisa memberikan informasi dan masukan. Kita berdiskusi untuk mewujudkan Kotim yang Hebat dan Terbaik," ujar Ady Candra.

Baca juga: BMKG Kotim peringatkan risiko karhutla akibat curah hujan rendah

Sementara itu, Diskominfo sendiri berkomitmen untuk meningkatkan kinerja. Meski efisiensi anggaran berlanjut dan tahun ini harus mengalami pengurangan anggaran Rp700 juta, namun Ady Candra menegaskan pihaknya akan tetap berusaha seoptimal mungkin dalam melaksanakan program pembangunan, khususnya di bidang komunikasi dan informatika.

"Tahun ini kami membuat ruang podcast dan ruang live yang kami beri nama "Ngopi Kotim" sebagai saluran informasi. Kami juga mengoptimalkan kanal yang ada untuk program Serap Informasi Data selama dua jam yang dilaksanakan dua kali dalam seminggu. Selain itu, perluasan dan penguatan jaringan internet tentu juga menjadi prioritas kami," demikian Ady Candra.

Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur, Siti Fauziah didampingi Sekretaris, Nako menyampaikan apresiasinya atas gagasan yang dijalankan Diskominfo. Dia mendukung penuh upaya-upaya dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik.

"Kegiatan seperti ini dan diskusi sangat penting demi transparansi dan kemajuan daerah. Kami tentu sangat mendukung ini karena masyarakat berhak tahu apa yang dikerjakan pemerintahnya. Harapannya nantinya partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan juga terus meningkat," demikian Siti Fauziah.

Baca juga: Disdik Kotim usulkan revitalisasi puluhan sekolah pada 2026

Baca juga: Dinkes Kotim ingatkan risiko diare dan ISPA saat kemarau

Baca juga: Realisasi 143 persen PBG jadi andalan baru PAD Kotim



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026