
Bupati Barito Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, bersama pihak terkait menyalurkan berbagai bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Aisyah Indah RT 30 Muara Teweh.
“Bantuan berupa tenda dan matras juga dari pusat, bantuan berupa pakaian dan selimut. Kemudian juga ada berupa uang bantuan bangunan totalnya Rp25 juta, yang disumbangkan Rp3 juta jadi Rp28 juta. Insya Allah hari ini langsung dicarikan,” kata Bupati Barito Utara Shalahuddin di sela-sela menyalurkan bantuan warga terdampak kebakaran di Muara Teweh, Kamis.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Felix Sonadi Y Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, serta sejumlah kepala perangkat daerah lainnya.
Menurut dia, bantuan yang disalurkan berasal dari APBD Barito Utara berupa kebutuhan sehari-hari, sementara bantuan dari Kementerian Sosial RI melalui APBN meliputi tenda, selimut, family kit, makanan siap saji, serta perlengkapan lainnya.
Selain bantuan uang tunai untuk membantu perbaikan bangunan, pemerintah daerah juga menawarkan dukungan tambahan bagi warga yang ingin membangun kembali rumahnya.

“Ada bantuan lain selain daripada bantuan uang. Tadi sudah disampaikan kepada mereka, kalau ingin membangun baru lagi dan membutuhkan pekerjaan, kami akan fasilitasi dengan pihak bank supaya bisa diproses,” katanya.
Bupati Shalahuddin juga berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban serta mempercepat proses pemulihan pascakebakaran.
Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk bergerak cepat membantu kebutuhan administrasi maupun teknis di lapangan, agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
Musibah kebakaran pemukiman itu terjadi pada Rabu (25/2) sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan Aisyah Indah RT 30 (di belakang Masjid Assunah), Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah mengakibatkan dua unit rumah terbakar dalam peristiwa tersebut yang dihuni tiga kepala keluarga atau 10 jiwa terdampak.
Rumah pertama dihuni Syahyuni dan Muliana, serta keluarga Muhammad Rivaldi Akbar bersama Nava Liana Rindiani (23), dan Muhammad Haikal Azril Akbar (5). Rumah kedua dihuni Ahmad Rifani dan Norhayani, bersama tiga anak mereka yakni Muhammad Rifqi Pratama (15), Ikma Nurqaila Pradiba (8), dan Almahyra Nur Arsyilla Praditha (2).
Baca juga: Bupati Barito Utara siap kawal penyaluran Program KHBS pada H-5 Lebaran
Baca juga: Safari Ramadhan, Shalahuddin serahkan Rp1 miliar untuk Masjid Al Mahabbah Lampeong
Baca juga: PKK Barut dan Densus sosialisasikan pencegahan radikalisme kepada pelajar
Baca juga: Pemkab Barut jadwalkan Safari Ramadhan ke sejumlah kecamatan
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
