
Bupati Barito Utara siap kawal penyaluran Program KHBS pada H-5 Lebaran

Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin menegaskan komitmennya dalam mengawal penyaluran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) agar tepat sasaran dan bebas dari tumpang tindih data.
“Kita mendukung penuh program strategis ini. Namun yang terpenting adalah ketelitian dan keakuratan data agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak,” kata Bupati Shalahuddin di Muara Teweh, Kamis.
Menurut dia, berdasarkan data Pemerintah Provinsi, lebih dari 205 ribu Kepala Keluarga (KK) di seluruh Kalimantan Tengah telah terdata sebagai penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera.
Namun demikian, katanya, kepala daerah diminta memastikan tidak terjadi tumpang tindih dengan penerima bantuan dari Presiden Republik Indonesia.
"Realisasi bantuan direncanakan mulai digulirkan pada H-5 menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran," kata Shalahuddin.
Baca juga: Bupati Barito Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran
Bupati Barito Utara mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah hingga pemerintah desa untuk bersama-sama mengawal proses ini dengan penuh kejujuran dan transparansi.
“Koordinasi dan sinergi menjadi kunci. Mari kita pastikan proses administrasi berjalan lancar agar bantuan dapat didistribusikan tepat waktu sesuai rencana,” ujar Shalahuddin.
Dengan pengawalan yang ketat dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimistis program Kartu Huma Betang Sejahtera dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Safari Ramadhan, Shalahuddin serahkan Rp1 miliar untuk Masjid Al Mahabbah Lampeong
Program KHBS merupakan program Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo yang akan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat di 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng.
Adapun sebagai tahap awal, implementasi bantuan sosial dari KHBS adalah berupa bantuan pangan dan bantuan tunai. Bantuan terdiri dari paket bahan pangan senilai Rp150.000, meliputi beras premium 5 kg, minyak goreng 1 liter dan gula putih 1 kg, serta bantuan tunai Rp250.000. Penyaluran dilakukan melalui Bulog dan Bank Kalteng.
Baca juga: Bupati Barut sampaikan lima raperda dukung penyelenggaraan tugas pemerintah
Baca juga: Pemkab Barut mulai pembongkaran aset pelebaran Jalan Yetro Sinseng Muara Teweh
Baca juga: Ketua PKK Barut komitmen perkuat ketahanan pangan dan kemandirian keluarga
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
