Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Kobar turun ke pasar pantau ketersediaan bahan pokok jelang Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 06:08 WIB
Image Print
Bupati Kobar Nurhidayah bersama Forkompinda saat melaksanakan peninjauan langsung ke pasar tradisional Indrasari Pangkalan Bun, Rabu (11/3/2026) ANTARA/Safitri RA

Pangkalan Bun (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Nurhidayah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional Indrasari Pangkalan Bun dan berbincang dengan pedagang.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung ketersediaan dan kondisi harga kebutuhan bahan pokok kita menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026," kata Nurhidayah di Pangkalan Bun, Rabu.

Dia mengatakan, hasil dari pemantauan pihaknya bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan, ketersediaan sembilan bahan pokok terpantau aman.

"Sementara untuk harga bapok (bahan pokok) kita itu masih fluktuatif. Untuk saat ini masih stabil dan tidak ada lonjakan," ucapnya.

Nurhidayah menyampaikan, menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri ini, daya beli masyarakat masih dalam kondisi standar.

"Karena masyarakat saat ini masih melengkapi kebutuhan Ramadhan, tapi kalau untuk kebutuhan bahan pokok sendiri baik itu daging, telur, ikan masih dalam kategori aman," katanya.

Baca juga: Penerbangan baru Wings Air Pangkalan Bun - Sampit dan Ketapang resmi dibuka

Pemerintah daerah berkomitmen akan terus melaksanakan pemantauan melalui dinas dan tim terkait, terutama dalam mengantisipasi terjadinya penimbunan harga.

"Apabila ada oknum-oknum yang melakukan penimbunan harga sembako, tentunya akan kita tindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Selain melaksanakan peninjauan ke Pasar Indrasari, Bupati Kobar juga melakukan peninjauan ke gudang Bulog Cabang Pangkalan Bun.

"Alhamdulillah untuk enam bulan ke depan ketersediaan stok bahan pokok kita relatif aman, khususnya untuk beras dan minyak goreng," ungkapnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk sementara ini tidak eforia dan juga jangan resah terhadap stok bahan pokok di daerah.

"Karena pemerintah daerah akan tetap menjaga kestabilan harga, menjaga stok ketersediaan bahan pangan kita. Walaupun kita saat ini mengetahui kondisi global kita," jelasnya.

Kegiatan sidak tersebut ditutup dengan kegiatan pemantauan stok bahan bakar minyak (BBM) di beberapa SPBU yang ada di Kotawaringin Barat. Hasilnya, semua dinilai masih berjalan normal dan terkendali.

Baca juga: Pemkab Kobar tekan inflasi jelang Idul Fitri melalui operasi pasar murah

Baca juga: Polres Kobar lakukan pendekatan humanis meminimalisir penjarahan sawit

Baca juga: Pemkab Kobar siap fasilitasi pembangunan Universitas Muhammadiyah di Pangkalan Bun



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026