
Pemkab Barut promosikan pesona wisata Dam Trinsing jelang libur Lebaran

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, terus mempromosikan destinasi wisata unggulan salah satunya Dam atau bendungan Trinsing di Kecamatan Teweh Selatan menjelang libur Lebaran 2026.
“Dam Trinsing saat ini menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup diminati masyarakat. Selain memiliki fungsi sebagai bendungan, kawasan ini juga menghadirkan ruang rekreasi terbuka dengan panorama alam yang indah dan suasana yang nyaman bagi pengunjung,” kata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Barito Utara Annisa Cahyawati di Muara Teweh, Selasa.
Menurut dia, Dam Trinsing kini tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengairan, tetapi juga berkembang menjadi kawasan rekreasi terbuka yang menawarkan panorama alam yang indah dan suasana yang menenangkan.
Hamparan air bendungan yang luas, kata dia, dengan latar belakang lanskap alam yang hijau menciptakan pemandangan yang menenangkan. Pada siang hari, permukaan air memantulkan langit biru, sementara pada sore hari kawasan ini menyuguhkan panorama matahari terbenam yang sangat memukau.
Salah satu daya tarik utama Dam Trinsing adalah pemandangan senja yang indah. Saat matahari mulai terbenam, langit berubah warna menjadi jingga keemasan dan memantul di permukaan air bendungan sehingga menciptakan panorama yang sangat menarik.
“Banyak pengunjung datang pada sore hari untuk menikmati suasana senja sambil bersantai di tepian bendungan. Pemandangan sunset di kawasan ini menjadi salah satu daya tarik yang sangat disukai pengunjung,” katanya.
Selain menikmati pemandangan alam, pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas rekreasi ringan seperti berjalan santai, memancing, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga di area terbuka yang tersedia.
Baca juga: Pemkab Barut kenalkan Buper Panglima Batur sebagai destinasi wisata alam favorit
Dam Trinsing juga dikenal sebagai salah satu lokasi favorit bagi para penggemar memancing karena memiliki potensi ikan air tawar yang cukup melimpah.
Di samping itu, kawasan bendungan ini juga menjadi tempat yang menarik bagi para pecinta fotografi karena perpaduan antara hamparan air bendungan, langit terbuka, serta siluet pepohonan di kejauhan menciptakan komposisi visual yang indah, terutama pada pagi dan menjelang senja.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, kawasan wisata Dam Trinsing juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti area parkir yang memadai, taman dan tempat duduk bagi pengunjung, area kuliner, toilet umum, serta pengawasan keamanan kawasan wisata.
Baca juga: Pemkab Barito Utara promosikan Air Terjun Jantur Doyam sambut libur Lebaran
Annisa berharap keberadaan Dam Trinsing dapat terus berkembang sebagai salah satu ruang rekreasi publik yang nyaman sekaligus menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Barito Utara, selain air terjun Jantur Doyam di Kilometer 18 Jalan Negara Muara Teweh-Puruk Cahu wilayah Kecamatan Lahei Barat dan Bumi Perkemahan Panglima Batur di Kecamatan Teweh Selatan.
"Kami berharap Dam Trinsing dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga, terutama saat libur Idul Fitri, sekaligus menjadi ikon wisata yang membanggakan bagi Kabupaten Barito Utara,” ujar Annisa Cahyawati.
Baca juga: Shalahuddin apresiasi Wisata Belanja Ramadhan bersama anak yatim piatu
Baca juga: Taman Wisata Pangku Alam, ikon baru ekowisata di Muara Teweh
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
