
DPRD Barut tinjau lokasi longsor dan dorong perkuatan tebing, usai reses di Pendreh

Muara Teweh (ANTARA) - Empat anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melaksanakan kegiatan reses di Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, sekaligus peninjauan ke lokasi longsor di belakang jetty PT NBL yang berada dekat permukiman warga, Kamis (26/3).
Adapun anggota DPRD yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Rosi Wahyuni dari Partai Hanura, Patih Herman AB dari Partai Demokrat, serta Nurul Anwar dan Parmana Setiawan dari PKB.
Dalam kunjungan tersebut, para wakil rakyat menerima berbagai usulan dari pemerintah desa dan masyarakat, di antaranya terkait pengaspalan Jalan Pendreh–Muara Teweh serta penanganan longsor yang dinilai mengancam keselamatan warga di sekitar lokasi.
Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, mengatakan bahwa usulan masyarakat terkait perkuatan tebing di RT 2 Desa Pendreh sebenarnya sudah masuk dalam program tahun ini dan kini tinggal menunggu proses pelelangan.
"Usulan perkuatan tebing di RT 2 ini sudah masuk dalam program tahun ini. Saat ini tinggal menunggu proses pelelangan, sehingga diharapkan penanganan bisa segera dilaksanakan," ujar Athink panggilan akrab Patih Herman.
Ia menegaskan bahwa penanganan longsor ini menjadi prioritas karena lokasinya berada dekat dengan permukiman warga, sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Baca juga: Legislator DPRD Barut serap aspirasi warga Teweh Tengah fokus infrastruktur dan pertanian
Anggota DPRD lainnya, Rosi Wahyuni menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses, terutama terkait infrastruktur jalan dan penanganan bencana longsor.
"Kami melihat langsung kondisi di lapangan, memang perlu penanganan segera. Aspirasi masyarakat seperti pengaspalan jalan dan perkuatan tebing akan kami dorong agar bisa direalisasikan sesuai kebutuhan warga," kata Rosi Wahyuni.
Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dapat mempercepat pelaksanaan program pembangunan, khususnya di wilayah Desa Pendreh yang membutuhkan perhatian dalam aspek infrastruktur dan keselamatan lingkungan.
Dengan adanya peninjauan langsung ini, diharapkan penanganan longsor serta pembangunan infrastruktur di Desa Pendreh dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Baca juga: Reses di Kelurahan Jambu, Waket I DPRD Barut serap aspirasi warga
Baca juga: Penumpang arus balik pesawat dari dan ke Muara Teweh H+5 berkurang
Baca juga: Ketua Komisi II DPRD Barito Utara soroti rendahnya serapan anggaran
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
