Logo Header Antaranews Kalteng

Netflix kembali naikkan harga langganan

Jumat, 27 Maret 2026 18:37 WIB
Image Print
Ilustrasi Logo Netflix. ANTARA/ (Sizuka)

Jakarta (ANTARA) - Netflix dikabarkan kembali menaikkan harga berlangganan layanannya dan hal itu telah dikonfirmasi oleh platform streaming tersebut.

Dilaporkan oleh TechCrunch, Kamis (27/3) waktu setempat, hal ini terlihat dari harga paket langganannya di AS yang sebelumnya 7.99 dolar AS (sekitar Rp135 ribu) untuk paket dengan iklan kini telah naik menjadi 8.99 dolar AS (sekitar Rp152 ribu).

Tidak hanya paket termurahnya yang mengalami kenaikan, paket standar tanpa iklan juga mengalami kenaikan sebesar 2 dolar AS dari yang sebelumnya 17.99 dolar AS (sekitar Rp305 ribu) kini menjadi 19.99 dolar AS (sekitar Rp339 ribu).

Hal ini juga berlaku untuk paket premiumnya yang kini berharga 26.99 dolar AS (sekitar Rp458 ribu) dari sebelumnya 24.99 dolar AS (sekitar Rp424 ribu).


Pengguna tambahan di luar anggota keluarga yang telah terdaftar juga biayanya semakin mahal. Jika sebelumnya pengguna ditambahkan ke paket dengan iklan hanya perlu membayar 6.99 dolar AS (sekitar Rp118 ribu) kini berubah menjadi 7.99 dolar AS (sekitar Rp135 ribu).

Netflix menyebutkan perubahan itu dilakukan setelah melihat peningkatan pada berbagai layanan hiburan dan kualitas layanan yang diberikan perusahaan kepada pelanggan. Kenaikan harga tersebut pertama kali dilaporkan oleh Android Authority .

Netflix menyatakan bahwa anggota baru yang mendaftar akan melihat harga paket baru mulai 26 Maret 2026, sementara pelanggan lama akan melihat harga yang diperbarui diterapkan dalam beberapa bulan mendatang.

Pelanggan lama akan diberi tahu soal kenaikan harga ini melalui email sebulan sebelum harga baru diterapkan kepada mereka.

Netflix terakhir kali menaikkan harga pada Januari 2025. Sejak itu, perusahaan telah memperbarui platformnya dengan serangkaian tambahan baru, termasuk peluncuran podcast video serta lebih banyak konten siaran langsung.

Perusahaan juga baru-baru ini mengumumkan rencana untuk merombak aplikasi selulernya dan memperluas fitur video pendeknya.

Kenaikan harga terbaru ini terjadi setelah Netflix bulan lalu menarik diri dari penawaran untuk Warner Bros. Discovery.

Warner Bros. Discovery telah mengumumkan bahwa tawaran Paramount Skydance sebesar 31 dolar AS per saham adalah "proposal yang lebih unggul" dan telah memberi Netflix empat hari kerja untuk memberikan tawaran balasan.

Netflix kemudian mengatakan tidak akan menaikkan tawaran tunai penuhnya sebesar 82,7 miliar dolar AS untuk studio tersebut, dan akhirnya membatalkan kesepakatan itu.

Belum diketahui apakah kenaikan harga ini akan berlangsung global atau berdampak hanya pada beberapa negara saja.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026