
Plt Dir RSUD Doris Sylvanus: Kedepankan mediasi dalam penyelesaian masalah

Palangka Raya (ANTARA) - Pelaksana Tugas Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus, Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul menegaskan pihaknya tetap mengedepankan mediasi dalam penyelesaian masalah.
"Setelah kami timbang-timbang, sementara kami prosesnya menahan diri. Kenapa? Karena kan kalau kita melapor, yang kita laporkan itu pasien, saya pikir itu tidak bijak, dan tetap kita pada prinsipnya memberi ruang untuk penyelesaian secara mediasi," kata Suyuti di Palangka Raya, Selasa.
Namun demikian pihaknya menegaskan siap menghadapi proses secara hukum. Adapun hal ini masih berkaitan dengan permasalahan tuduhan dugaan malpraktik hingga adanya tuduhan pemalsuan isi rekam medis.
Baca juga: Gubernur Kalteng: Beri sanksi ASN tidak hadir
Suyuti menyampaikan saat ini sebenarnya telah ada mediasi yang dilaksanakan, namun belum menemui adanya kesepakatan.
"Satu kali (mediasi), tapi kan mediasi itu kalau dari kedua belah pihak bersedia, jadi kan tidak bisa hanya dari pihak kami," terangnya.
Lebih lanjut Suyuti mengatakan, sebaiknya sebuah pelaporan menunggu hingga selesainya proses di Majelis Disiplin Profesi (MDP). Adapun berkaitan masalah ini MDP masih belum memutus dan masih berproses.
"Nah silakan kalau memang rekomendasi MDP bahwa itu bisa berproses menjadi pidana ya kita juga siap. Tapi mari juga kita menghormati apapun hasil keputusan MDP, ya kita hormati. Kalau MDP mengatakan bahwa tidak ada masalah, ya seharusnya juga semua pihak menghormati," tuturnya.
Baca juga: Disbudpar Kalteng: Festival Budaya Isen Mulang 2026 tetap digelar
Baca juga: DPRD Kalteng segera bahas LKPJ 2025, siapkan rekomendasi untuk pemprov
Baca juga: Mahasiswa jadi stafsus, Gubernur Kalteng beri ruang generasi muda kawal pembangunan
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
