Logo Header Antaranews Kalteng

DJPb: Kinerja pendapatan dan hibah APBN Kalteng tumbuh 23,79 persen

Rabu, 1 April 2026 08:17 WIB
Image Print
Bundaran Besar Kota Palangka Raya yang merupakan ikon Provinsi Kalimantan Tengah (31/3/2026). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan kinerja pendapatan dan hibah APBN untuk provinsi setempat per 28 Februari 2026 mencapai Rp1,2 triliun atau 11,03 persen dari target.

"Capaian ini menandakan terjadinya pertumbuhan sebesar Rp243,08 miliar atau 23,79 persen tahun ke tahun atau year-on-year (yoy)," kata Kepala Kanwil DJPb Kalteng Herry Hernawan di Palangka Raya, Rabu.

Kondisi ini disebabkan tingginya penerimaan PPH (Non Migas) sebesar Rp661,86 miliar atau 95,24 persen (yoy) didorong oleh PPh 25/29 Badan Rp319,38 miliar.

Kinerja ini mencerminkan kuatnya aktivitas WP badan di Kalteng, terutama sektor pertanian, kehutanan, perikanan, serta perdagangan besar dan eceran.

Penerimaan PBB juga mengalami pertumbuhan sebesar Rp17,97 miliar atau 361,28 persen (yoy), kondisi tersebut menunjukkan percepatan pembayaran kewajiban pajak berbasis aset pada awal tahun.

Baca juga: Gubernur resmi lantik Linae Victoria Aden sebagai Pj Sekda Kalteng

Selain itu, kinerja penerimaan dari sisi Pajak Perdagangan Internasional tercatat Rp138,44 miliar atau 286,93 persen dari target, serta tumbuh 108,83 persen (yoy).

Peningkatan kinerja Pajak Perdagangan Internasional ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya Bea Keluar yang mencapai Rp138,30 miliar atau 289,32 persen dari target atau 116,26 persen (yoy).

Kenaikan ini didorong lonjakan permintaan minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dari China sebagai dampak dinamika geopolitik global yang memengaruhi rantai pasok dan kebutuhan energi serta bahan baku.

Kondisi tersebut menyebabkan volume ekspor CPO meningkat hampir dua kali lipat, sehingga berdampak langsung pada peningkatan penerimaan Bea Keluar.

Sementara itu kinerja PNBP telah mencapai Rp390,31 miliar atau tumbuh 352,63 persen (yoy), kondisi tersebut dipengaruhi pertumbuhan PNBP lainnya sebesar Rp351,15 miliar atau 158,30 persen dari target.

Kemudian kinerja belanja APBN Kalimantan Tengah per 28 Februari 2026 mencapai Rp 3,5 triliun lebih atau 15,88 persen dari pagu, tumbuh Rp30,12 miliar atau 0,85 persen (yoy).

Kondisi ini meliputi Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dengan pagu Rp7 triliun dengan realisasi Rp725,52 miliar atau 10,31 persen dari pagu, tumbuh sebesar 56,90 persen (yoy) didorong tingginya realisasi belanja pegawai, belanja modal dan belanja barang.

Baca juga: Gubernur Kalteng: Beri sanksi ASN tidak hadir

Baca juga: Disbudpar Kalteng: Festival Budaya Isen Mulang 2026 tetap digelar

Baca juga: Plt Dir RSUD Doris Sylvanus: Kedepankan mediasi dalam penyelesaian masalah



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026