Logo Header Antaranews Kalteng

Disdik Palangka Raya siapkan bantuan pendidikan untuk mahasiswa

Senin, 6 April 2026 13:27 WIB
Image Print
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) Jayani. ANTARA/Rendhik Andika.

Palangka Raya (ANTARA) - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) Jayani mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya akan menyiapkan bantuan pendidikan dan beasiswa bagi 47 mahasiswa pada 2026.

Jayani di Palangka Raya, Senin mengatakan pada 2026, pihaknya menyiapkan program bantuan pendidikan dengan menyasar 47 mahasiswa dengan pembagian dalam dua kategori penerima.

"Dua kategori penerima tersebut adalah untuk 30 mahasiswa menerima bantuan pendidikan bagi yang sedang berkuliah di Palangka Raya, sementara 17 lainnya berupa program beasiswa lainnya," katanya.

Dia menerangkan, 17 penerima beasiswa lainnya tersebut, terdiri atas dua mahasiswa program studi kedokteran dan 15 mahasiswa dari berbagai jurusan umum.

“Prioritas kami adalah mahasiswa yang benar-benar membutuhkan secara ekonomi, tetapi memiliki keinginan kuat untuk menyelesaikan pendidikan,” tambahnya.

Perlu diketahui jelas Jayani, pemerintah juga tidak membatasi asal perguruan tinggi bagi para penerima bantuan tersebut.

"Terpenting dengan syarat, kondisi ekonomi dan kemauan untuk lulus, bukan dari mana dia berkuliah,” katanya.

Dia menambahkan, kesempatan pengajuan bantuan masih terbuka bagi mahasiswa yang mengalami kendala biaya di tengah perkuliahan.

“Jadi, silakan berkoordinasi dengan kami, karena masih ada slot yang bisa dimanfaatkan,” katanya.

Baca juga: Dua korban jatuh dari kapal di Sungai Barito ditemukan

Lebih dari itu terang Jayani, program ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi mahasiswa yang sebelumnya disampaikan melalui DPRD Kota Palangka Raya.

“Meskipun program ini masih menyesuaikan kemampuan anggaran daerah, namun diharapkan dapat terus berjalan untuk ke depannya,” kata Jayani.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan pihaknya terus memperkuat pelaksanaan pendidikan pada berbagai sektor melalui program beasiswa dan inovasi baik yang dilakukan dinas maupun inovasi oleh tenaga pendidik.

"Diantaranya kami baru saja menyalurkan beasiswa pendidikan untuk 17 mahasiswa. Dinas Pendidikan juga bekerja sama dengan Google dalam menghadirkan pembelajaran digital dan ada juga guru yang meluncurkan aplikasi Pendidikan," katanya.

Dia mengatakan, program-program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda di Kota Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang menyeluruh, mulai dari akses, kualitas, hingga inovasi. Karena itu, pemerintah terus mendorong lahirnya program-program yang mampu menjawab tantangan pendidikan ke depan.

Menurutnya, program beasiswa menjadi salah satu instrumen penting untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar dapat mengenyam pendidikan yang layak tanpa terkendala faktor ekonomi. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendorong semangat berprestasi di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Tidak hanya berfokus pada bantuan pendidikan, Pemkot Palangka Raya juga menekankan pentingnya inovasi sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.

"Inovasi mampu menciptakan metode pembelajaran yang lebih adaptif serta mendorong kreativitas baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat," kata Fairid.

Baca juga: Kapolda Kalteng tinjau pengamanan Paskah di Palangka Raya, pastikan ibadah aman

Baca juga: Pemkot Palangka Raya terus perkuat penyelenggaraan pendidikan

Baca juga: Bupati sambut rencana pembangunan Universitas Muhammadiyah di Barito Timur



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026