
Teja tak terbebani rekor clean sheet Yoo Jae-hoon

Jakarta (ANTARA) - Penjaga gawang Persib Bandung Teja Paku Alam mengaku tak masalah dirinya belum mampu menyamai rekor clean sheet atau nirbobol terbanyak milik kiper Persipura Jayapura Yoo Jae-hoon pada Liga Super Indonesia 2013 dengan 17 nirbobol.
Teja baru saja memainkan laga pekan ke-27 bersama Persib saat timnya mengalahkan Bali United secara dramatis dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu.
Pada laga itu, Persib untuk pertama kalinya kebobolan dua gol di kandang. Kebobolan gol ini juga merupakan yang kedua kalinya dalam 14 laga kandang yang sudah dijalani Maung Bandung, dengan 12 di antaranya selalu berakhir nirbobol.
“Yang penting sekarang itu kemenangan dulu," kata kiper bernomor punggung 14 tersebut, dikutip dari laman resmi Persib, Selasa.
Teja tak terlalu mementingkannya rekor pribadinya, karena menurutnya raihan poin penuh bagi Persib jauh penting. Raihan tiga poin menuju persaingan akhir kompetisi begitu krusial untuk Persib menjaga jarak dan menjauhkan diri dari kejaran Borneo FC dan Persija Jakarta.
Saat ini, dalam target meraih gelar ketiga secara beruntun, pasukan Bojan Hodak ini berada di jalur yang benar setelah memimpin klasemen dengan koleksi 64 poin, unggul empat poin dari Borneo dan sembilan poin dari Persija.
“Yang penting bisa bawa hattrick (juara beruntun) dulu," kata Teja.
Kesempatan Teja memecahkan rekor nirbobol dalam satu musim masih sangat terbuka. Ia yang mengumpulkan 16 nirbobol sejauh ini, masih bisa menambah rekornya ini karena Persib masih memiliki tujuh pertandingan tersisa yang tiga di antaranya bermain di kandang sendiri.
Adapun, sebelum mengejar rekor milik Yoo Jae-hoon, Teja lebih dulu melampaui rekor nirbobol milik Andritany Ardhiyasa yang mengoleksi 15 nirbobol bersama Persija pada musim 2022/2023. Catatan ini didapatkannya saat mengantarkan Persib pulang dengan tiga poin setelah menang 2-0 di kandang Semen Padang pada 5 April.
Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
