
BPJS TK-Pemkot Palangka Raya perkuat kolaborasi pacu Universal Coverage Jamsostek

Palangka Raya (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya dan Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), melalui Dinas Tenaga Kerja, memperkuat kolaborasi dalam memacu perluasan cakupan perlindungan atau Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di kota setempat.
"Data terbaru, jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Kota Palangka Raya telah mencapai 44.840 pekerja, dengan tingkat cakupan sebesar 36,62 persen dari total angkatan kerja. Angka ini menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menjadi indikator bahwa semakin banyak pekerja yang kini terlindungi dari risiko kerja dan sosial ekonomi," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya, Satriyo Adi Sasongko di Palangka Raya, Kamis.
Peningkatan UCJ ini bukan sekadar angka, melainkan membawa dampak langsung bagi masyarakat. Semakin luasnya cakupan kepesertaan berarti semakin banyak pekerja dan keluarganya yang memiliki jaring pengaman saat menghadapi risiko seperti kecelakaan kerja, kematian, maupun kehilangan penghasilan.
"Hal ini juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga pekerja serta mengurangi potensi kemiskinan baru," katanya.
Satriyo menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari peran aktif pemerintah daerah, khususnya Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya, dalam mendorong kepatuhan dan perluasan kepesertaan.
“Sinergi yang kuat dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya menjadi faktor kunci dalam mendorong peningkatan Universal Coverage Jamsostek. Ini bukan hanya tentang angka kepesertaan, tetapi tentang bagaimana kita memastikan setiap pekerja memiliki perlindungan yang layak,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perluasan perlindungan akan terus menjadi prioritas, baik bagi pekerja sektor formal maupun informal, sehingga manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dia mengungkapkan, pada Rabu (22/4) pihaknya bersama Disnaker Palangka Raya juga telah melaksanakan pertemuan yang menjadi momentum untuk memperkuat langkah strategis ke depan, termasuk optimalisasi peran pemerintah daerah dalam mendorong perlindungan pekerja rentan dan sektor informal.
Baca juga: Wabup Lamandau: Program jaminan sosial ketenagakerjaan beri perlindungan terhadap berbagai risiko
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya, Amandus Frenaldy, menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kesejahteraan pekerja di wilayahnya.
“Peningkatan UCJ ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang terjalin telah memberikan hasil nyata. Ke depan, kami akan terus mendorong perluasan perlindungan agar semakin banyak pekerja yang terlindungi,” katanya.
Selain membahas peningkatan UCJ, pertemuan tersebut juga menyinggung kesiapan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Kedua pihak sepakat untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus menjadikan momentum tersebut sebagai penguatan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.
"Dengan tren peningkatan yang positif, sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya diharapkan mampu terus mendorong percepatan Universal Coverage Jamsostek, sehingga perlindungan pekerja menjadi semakin luas, inklusif, dan berkelanjutan," katanya.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Baznas Kotim teken PKS lindungi pekerja rentan
Baca juga: Presiden tetapkan kepemimpinan baru BPJS Ketenagakerjaan periode 2026-2031
Baca juga: Pemerintah desa di Kotim bisa gunakan Dana Desa untuk lindungi pekerja rentan
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
