Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Kotim tekankan kesiapan fisik dan mental pada JCH 2026

Kamis, 30 April 2026 18:09 WIB
Image Print
Bupati Kotim Halikinnor melepas secara resmi rombongan jamaah calon haji 2026, Kamis (30/4/2026). ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental saat melepas secara resmi sebanyak 171 jamaah calon haji (JCH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Luruskan niat, mantapkan hati dan persiapkan diri sebaik-baiknya, baik secara fisik maupun mental, agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyu’ dan lancar,” kata Halikinnor di Sampit, Kamis.

Hal ini ia sampaikan pada acara pelepasan JCH Kotim 2026 yang digelar di rumah jabatan Bupati Kotim yang melibatkan Kemenhaj, Kemenag dan unsur forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) Kotim.

Halikinnor menjelaskan,ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi dambaan setiap umat Muslim. Kesempatan ini adalah anugerah luar biasa, karena tidak semua orang mendapatkan panggilan tersebut.

Oleh karena itu, ia mengucapkan selamat kepada seluruh JCH Kotim yang mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Halikinnor pun berpesan agar seluruh jamaah mempersiapkan diri secara optimal, baik fisik maupun mental.

Dalam arahannya, ia juga menitipkan sejumlah pesan penting kepada para jamaah selama menjalankan ibadah haji. Di antaranya meningkatkan kedekatan kepada nilai-nilai Ilahi, menjaga kebersihan hati

“Serta, mulailah setiap rangkaian ibadah dengan sikap pasrah kepada Allah SWT melalui talbiah,” imbuhnya.

Baca juga: DPRD Kotim antusias sambut penerbangan perdana Airbus A320

Selain itu, Halikinnor mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama berada di Tanah Suci. Jamaah diminta untuk mengedepankan akhlak mulia, tidak berkata kasar, serta bersikap santun, ramah dan tawadhu dalam berinteraksi dengan sesama jamaah.

Ia juga mengajak para jamaah untuk turut mendoakan bangsa dan daerah agar senantiasa diberikan kesabaran serta mampu menghadapi berbagai persoalan tanpa mengedepankan emosi.

“Jaga kesehatan, tingkatkan ukhuwah, serta saling asah, asih, dan asuh selama menjalankan ibadah,” pesan orang nomor satu di Kotim ini.

Halikinnor berharap momentum ibadah haji dimanfaatkan untuk memperbanyak doa, tidak hanya bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk kemajuan serta kesejahteraan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Pemerintah daerah, lanjutnya, bersama Kementerian Haji dan Umrah akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah, mulai dari proses keberangkatan hingga kepulangan.

“Kami juga mohon doa agar seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses,” demikian Halikinnor.

Baca juga: Polres Kotim musnahkan 1,2 kilogram sabu dari 11 perkara

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kotim, Waren menyampaikan, jumlah JCH Kotim tahun ini sebanyak 171 orang, terdiri dari 82 laki-laki dan 89 perempuan.

“Dari total jumlah tersebut sebagian di antaranya merupakan kelompok rentan, yakni meliputi lima orang menggunakan kursi roda dan 25 orang lanjut usia,” tambahnya.

Disamping itu, ia menyebutkan jamaah tertua atas nama Muhammad Arifin bin Djawawi berusia 77 asal Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, sedangkan jamaah termuda Aghnez Dina Maulaniy binti Sofiannur berusia 24 dari Kecamatan Baamang.

Para JCH Kotim ini dipastikan dalam kondisi sehat dan siap untuk diberangkatkan. Adapun, untuk keberangkatan JCH Kotim dari Sampit menuju Embarkasi Banjarmasin dijadwalkan pada 1 Mei 2026 menggunakan pesawat NAM Air Boeing 737-500 yang dibagi dalam dalam dua penerbangan.

Selanjutnya, jamaah akan diberangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin menuju Madinah pada 2 Mei 2026 menggunakan pesawat Garuda Indonesia yang dibagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 6 dan Kloter 19 bersama jamaah dari kabupaten lainnya. Rencananya, seluruh jamaah akan kembali ke Tanah Air pada 11 Juni 2026.

Dalam hal pembiayaan, Waren menerangkan, Pemkab Kotim memberikan dukungan penuh untuk menunjang pelayanan jamaah, mulai dari transportasi udara dan darat, konsumsi, angkutan barang, hingga pengadaan seragam.

Ia menegaskan, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah, termasuk bagi kelompok lanjut usia, meskipun saat ini berada dalam kondisi efisiensi anggaran.

“Kami pun berharap para jamaah dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh,” demikian Waren.

Baca juga: Fraksi PAN Kotim tekankan pengawasan penyerahan PSU

Baca juga: Dinkes Kotim akui ada ketimpangan pemerataan faskes dan nakes

Baca juga: Fraksi Gerindra Kotim ingatkan kewajiban pengembang sediakan fasilitas umum



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026