Logo Header Antaranews Kalteng

Call of Duty terbaru dipastikan tidak hadir di konsol generasi lama

Kamis, 7 Mei 2026 16:26 WIB
Image Print
Ilustrasi gim "Call of Duty: Modern Warfare 3". (ANTARA/Activision)

Jakarta (ANTARA) - Seri gim populer Call of Duty dilaporkan tidak lagi akan dirilis untuk konsol generasi lama seperti PlayStation 4 (PS4) dan kemungkinan juga pada Xbox One.

Dilansir dari Engadget pada Rabu, informasi tersebut mencuat setelah akun resmi Call of Duty di media sosial menyebutkan bahwa gim berikutnya tidak dikembangkan untuk PS4. Meski tidak secara eksplisit menyebut Xbox One, keputusan itu kemungkinan juga berlaku untuk konsol tersebut.

Selama ini, Call of Duty menjadi salah satu waralaba gim besar yang masih mempertahankan dukungan untuk konsol generasi lama. Seri sebelumnya, termasuk Call of Duty: Black Ops 7, masih dirilis di konsol PS4 dan Xbox One.

Keputusan ini dinilai sebagai langkah wajar dalam siklus industri gim, mengingat konsol generasi terbaru seperti PlayStation 5 dan Xbox Series X/S telah hadir hampir enam tahun. Pengembangan gim untuk konsol lama dinilai dapat membatasi fitur dan performa gim saat dimainkan.

Namun demikian, kondisi ekonomi global serta kenaikan harga perangkat turut menjadi pertimbangan bagi konsumen untuk beralih ke konsol generasi terbaru.

Harga PS5 versi standar saat ini dilaporkan meningkat menjadi sekitar 650 dolar AS (Rp11,2 juta), lebih tinggi dibandingkan saat peluncuran pada 2020. Harga konsol Xbox Series X/S juga mengalami kenaikan.

Kondisi tersebut berdampak pada penjualan. Sony melaporkan penurunan penjualan PS5 sebesar 16 persen pada musim liburan 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Di tengah situasi tersebut, muncul kekhawatiran bahwa peralihan berbagai gim ke konsol generasi baru dapat menyulitkan sebagian pemain yang belum mampu memberi perangkat baru.

Meski belum ada detail resmi, seri Call of Duty terbaru diperkirakan akan dirilis tahun ini, dengan sejumlah rumor menyebut kemungkinan hadirnya Call of Duty: Modern Warfare 4 sebagai judul berikutnya.

Selain itu, waralaba ini juga dilaporkan tidak lagi akan menjadi gim yang tersedia sejak hari pertama di layanan Xbox Game Pass sehingga berpotensi menambah biaya bagi pemain untuk mengakses gim terbaru.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026