
Nobar Piala Dunia 2026 TVRI Kaltara libatkan pelaku UMKM

Tanjung Selor, Kaltara (ANTARA) - TVRI Stasiun Kalimantan Utara (Kaltara) akan merangkul dan melibatkan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang berlangsung 11 Juni – 19 Juli 2026.
“Lokasi nobar nanti kita cari yang memang tempat keramaian dan kita melibatkan UMKM karena kita harus merangkul mereka juga,” ujar Kepala TVRI Stasiun Kaltara Agung Kameswara di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara, Minggu.
Menurut Agung, pelibatan UMKM tersebut merupakan bentuk dukungan kepada program pemerintah pusat yaitu Asta Cita yang menempatkan UMKM sebagai pilar utama dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan pemerataan pembangunan.
“Kita libatkan UMKM, karena kan menjalankan program pemerintah juga yaitu Asta Cita,” katanya.
Agung mengaku sudah berkeliling ke kabupaten/kota se-Kaltara dan bertemu kepala-kepala daerah untuk menyosialisasikan bahwa TVRI menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2026.
“Kami sudah keliling. Kita sudah ke Kabupaten Nunukan ketemu Bupati dan Kapolres. Alhamdulillah responnya bagus dan insyaallah di Nunukan juga kami mengadakan nobar di alun-alun,” tutur dia.
Selain di Kabupaten Nunukan, selanjutnya, ia juga sudah berkunjung ke Kabupaten Tana Tidung dan juga merencanakan nobar di alun-alun Kantor Bupati Tana Tidung yang baru di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem).
"Kalau di Tarakan ada satu di Gita Jalatama Food Court. Kita rencana mengadakan di situ. Lalu di Malinau di alun-alunnya juga," tuturnya.
Sementara di Kabupaten Bulungan, kata Agung, TVRI Kaltara berencana nobar di kawasan Car Free Day (CFD) Tebu Kayan, Tanjung Selor.
“Kita lihat nanti tanggal 14 Juni memerintahkan kita mengadakan nobar di CFD saat pertandingan Brasil dan Maroko. Kita masih mencari lokasinya yang di sebelah mana nanti,” katanya.
Pewarta : Agus Salam
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
