
Palangka Raya perkuat SDM-keterampilan lewat pendidikan nonformal

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), terus memperkuat sumber daya manusia (SDM) dan keterampilan masyarakat melalui pengembangan pendidikan nonformal di daerah setempat.
"Lembaga kursus dan pelatihan memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul, terampil, dan siap menghadapi persaingan dunia kerja yang terus berkembang," kata Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin di Palangka Raya, Rabu.
Menurut dia, pendidikan nonformal menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kompetensi masyarakat, khususnya pada bidang keterampilan kerja dan kewirausahaan.
Fairid mengatakan, lembaga pendidikan nonformal memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui penguatan keterampilan dan kemampuan kerja masyarakat. Kehadiran lembaga kursus dan pelatihan menjadi solusi bagi masyarakat untuk memperoleh kompetensi praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Pola pembelajaran yang lebih fleksibel juga membuat pendidikan nonformal mampu menjangkau berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan kemampuan kerja maupun berwirausaha.
Tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, pendidikan nonformal turut membentuk karakter dan kemampuan individu dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Melalui berbagai program pelatihan, masyarakat didorong menjadi lebih disiplin, kreatif, mandiri, dan percaya diri.
"Keberadaan lembaga pendidikan nonformal juga memberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi daerah. Pelatihan berbasis kompetensi dinilai mampu membuka peluang kerja baru, mengurangi pengangguran, serta mendorong tumbuhnya pelaku usaha mandiri di tengah masyarakat," katanya.
Pernyataan itu diungkapkan Fairid saat dikonfirmasi terkait pelantikan pengurus DPD Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) Kalimantan Tengah periode 2026–2031.
Baca juga: Pemkot Palangka Raya promosikan UMKM unggulan lewat Kalteng Expo
Dia pun mengapresiasi kepengurusan baru FPLKP Kalteng dan berharap organisasi tersebut mampu menghadirkan program-program inovatif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah kota, lanjut dia, akan terus mendukung peningkatan mutu pendidikan nonformal sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Selain itu, Fairid menilai sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan lembaga pelatihan perlu terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar kerja yang dinamis. Menurut dia, kolaborasi yang baik akan melahirkan masyarakat yang lebih kompeten, produktif, dan memiliki daya saing tinggi.
Baca juga: Dinas Pemadam Kota Palangka Raya edukasi bahaya kebakaran sejak dini
Baca juga: Disdik Palangka Raya sebut O2SN 2026 pembinaan atlet pelajar
Baca juga: Perda PJU disahkan, DPRD harapkan Palangka Raya semakin terang
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
