Logo Header Antaranews Kalteng

Waktu dan jenis konsumsi teh pengaruhi manfaat kesehatan tubuh

Kamis, 4 Juni 2026 15:39 WIB
Image Print
Ilustrasi teh yang mengandung kafein. (Pexels)

Jakarta (ANTARA) - Menyesap secangkir teh di pagi maupun sore hari kerap menjadi teman bagi sebagian orang untuk memulai hari atau membantu tubuh rileks setelah menjalani aktivitas yang panjang.

Waktu minum teh baik di pagi maupun sore hari dapat memengaruhi manfaat untuk kesehatan maupun kualitas tidur. Hal ini diungkap Kepala Ahli Gizi di Marengo Asia Hospitals, Gurugram, Parul Yadav.

“Sebagai seorang ahli gizi, saya pikir teh pagi dan teh sore bisa baik, jika memilihnya berdasarkan kebutuhan tubuh Anda,” kata Parul Yadav, sebagaimana dilansir dari laporan Hindustan Times, pada Rabu.

Menurut Parul, teh pada pagi hari baik untuk meningkatkan kewaspadaan dan membantu mengaktifkan metabolisme tubuh. Teh mengandung kafein, seperti teh hitam atau masala chai, dapat membantu seseorang merasa lebih segar dan fokus setelah bangun tidur.

Selain itu, teh hijau kaya akan antioksidan yang berpotensi mendukung metabolisme dan kesehatan jantung. Sementara itu, teh hitam dan chai tradisional dapat memberikan dorongan energi yang membantu menjaga konsentrasi selama menjalani aktivitas pagi yang padat.

“Jangan minum teh yang terlalu pekat saat perut kosong karena dapat menyebabkan rasa mual atau ketidaknyamanan pada lambung,” ujar dia.

Mengonsumsi teh di pagi hari disarankannya bersama sarapan atau camilan ringan. Di pagi hari juga menjadi waktu yang baik untuk menikmati teh herbal seperti teh jahe atau teh lemon, yang dapat membantu pencernaan sekaligus menjaga hidrasi tubuh.

Sementara untuk teh sore, Parul mengatakan dikonsumsinya berfungsi untuk relaksasi dan membantu menenangkan tubuh setelah seharian beraktivitas.

Namun, ia mengingatkan bahwa teh berkafein tinggi pada sore atau malam hari dapat membuat seseorang tetap terjaga, gelisah, bahkan memperburuk kecemasan. Oleh karena itu, teh herbal tanpa kafein lebih dianjurkan pada waktu tersebut.

Beberapa pilihan teh untuk sore hari yang direkomendasikannya antara lain teh chamomile, teh peppermint, teh lavender, teh tulsi (kemangi suci).

Dalam hal ini, teh chamomile dapat membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur, dan teh tulsi juga diketahui membantu mengelola stres sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh.

Sementara itu, teh peppermint dapat menenangkan sistem pencernaan dan mengurangi perut kembung setelah makan malam.

Parul juga mengatakan waktu terbaik untuk minum teh bergantung pada gaya hidup, toleransi tubuh terhadap kafein, dan tujuan kesehatan masing-masing individu. Teh dapat menjadi bagian dari rutinitas harian yang sehat jika dikonsumsi secara bijak.

Jika membutuhkan tambahan energi dan fokus, teh pagi merupakan pilihan yang lebih baik. Sebaliknya, jika ingin bersantai dan mendapatkan tidur yang lebih nyenyak, teh herbal pada sore atau malam hari bisa menjadi pilihan.

“Yang terpenting, konsumsi teh dalam jumlah yang wajar karena terlalu banyak minum teh dapat menyebabkan dehidrasi, meningkatkan asam lambung, atau mengganggu kualitas tidur,” ujar Parul.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026