
SMAN 4 Muara Teweh resmi jadi Sekolah Kebangsaan

Muara Teweh (ANTARA) - SMA Negeri 4 Muara Teweh resmi ditetapkan sebagai Sekolah Kebangsaan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah yang diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
"Program Sekolah Kebangsaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi harus diwujudkan dalam budaya dan perilaku sehari-hari seluruh warga sekolah," kata Pengawas Pembina SMAN 4 Muara Teweh, Nur Sofianingstyas, Kamis.
Menurutnya, simbol penyambutan melalui Lawang Sakepeng yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut memiliki makna mendalam tentang keberagaman yang dipersatukan dalam semangat kebangsaan.
Walaupun memiliki berbagai perbedaan, Lawang Sakepeng yang dibuka tadi menggambarkan bahwa bersatu bersama-sama mewujudkan Sekolah Kebangsaan.
"Harapan kami, program ini benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan bersekolah dan menjadi karakter serta identitas bangsa bagi anak-anak kita,” kata dia.
Ia mengatakan, melalui program ini para siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga persatuan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara Indonesia. Nilai-nilai kebangsaan tersebut perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari karakter generasi muda.
Dia mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan SMAN 4 Muara Teweh sebagai salah satu Sekolah Kebangsaan.
"Berbagai budaya yang mencerminkan nilai kebangsaan selama ini telah diterapkan di lingkungan sekolah, sehingga penetapan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan karakter peserta didik," jelas dia.
Dikatakannya, salah satu budaya yang rutin dilaksanakan adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pukul 08.00 WIB. Seluruh warga sekolah, baik guru, tenaga kependidikan maupun siswa, menghentikan aktivitas sejenak untuk berdiri dengan sikap sempurna sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara.
“Setiap jam delapan pagi, dalam kondisi apa pun, seluruh warga sekolah berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat. Ini merupakan wujud kecintaan kami terhadap Indonesia,” katanya.
Selain menanamkan semangat kebangsaan, SMAN 4 Muara Teweh juga terus menunjukkan prestasi di berbagai bidang. Salah satunya melalui keberhasilan seorang siswa yang meraih penghargaan sebagai tokoh pemuda tingkat nasional dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Utara mendukung penuh Deklarasi Sekolah Kebangsaan yang dilaksanakan di SMAN 4 Muara Teweh sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Barito Utara, Rayadi mengatakan bahwa Deklarasi Sekolah Kebangsaan merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman sejak dini kepada para pelajar.
“Sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi penerus bangsa yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Rayadi.
Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa besar yang memiliki kekayaan alam melimpah serta keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan bangsa. Karena itu, generasi muda harus dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu mengelola potensi bangsa demi kesejahteraan masyarakat.
“Kita harus menyiapkan generasi yang unggul, berkarakter, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat agar mampu melanjutkan estafet pembangunan serta mengelola kekayaan sumber daya alam untuk kemakmuran bangsa, bukan menjadi sumber perpecahan,” tegasnya.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
