Pemerintah Diharapkan Serius Tangani Kebakaran Lahan
Senin, 14 September 2015 10:23 WIB
Ilustarsi, Kabut Asap (FOTO ANTARA Kalteng/Untung Setiawan)
Palangka Raya (Antara Kalteng) - Sebagian masyarakat Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah mengharappkan jajaran pemerintah serius menangani kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut sehingga tidak mengakibatkan kabut asap bertambah tebal.
"Kami berharap pemerintah lebih serius menangani kabut asap akibat kebakaran lahan yang masih terjadi di beberapa wilayah Kalimantan Tengah," kata warga Jalan RTA Milono, Muhammad Jali di Palangka Raya, Minggu.
Dia mengatakan, peran pemerintah kabupaten/kota hingga provinsi sudah cukup maksimal dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap di daerah itu. Namun diharapkan semua lebih serius lagi karena kebakaran hutan dab lahan mengakibatkan kabut asap pekat yang membahayakan kesehatan warga.
Karyawan sawasta itu menambahkan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengatahui apakah kebakaran lahan yang saat ini terjadi disengaja oleh warga atau ulah para perusahaan perkebunan yang ada di Kalteng.
"Apabila terbukti dilakukan dengan unsur kesengajaan baik dari ulah masyarakat ataupun pihak perusahaan segera usut dan tuntaskan. Namun apabila murni oleh faktor alam segera diatasi dengan mengerahkan personel yang ada," katanya.
Warga lainnya, Guntoro mengatakan, apabila pemerintah tidak serius menangani kabut asap akibat kebakaran lahan tersebut, maka akan berimbas ke masyarakat luas.
"Kalau ini tidak segera diantisipasi dari sekarang peristiwa yang pernah terjadi pada tahun 1997 lalu bakal terulang di tahun 2015, dimana kabut asap sangat pekat dan menyebabkan kelumpuhan roda perekonomian di daerah setempat," katanya.
Dia berharap pemerintah bisa mengantisipasi lagi ke depan, jangan sampai kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menjadi "musibah" tahunan di daerah ini. Kasian masyarakat selalu menghirup udara asap bercampur debu.
"Kami berharap pemerintah lebih serius menangani kabut asap akibat kebakaran lahan yang masih terjadi di beberapa wilayah Kalimantan Tengah," kata warga Jalan RTA Milono, Muhammad Jali di Palangka Raya, Minggu.
Dia mengatakan, peran pemerintah kabupaten/kota hingga provinsi sudah cukup maksimal dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap di daerah itu. Namun diharapkan semua lebih serius lagi karena kebakaran hutan dab lahan mengakibatkan kabut asap pekat yang membahayakan kesehatan warga.
Karyawan sawasta itu menambahkan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengatahui apakah kebakaran lahan yang saat ini terjadi disengaja oleh warga atau ulah para perusahaan perkebunan yang ada di Kalteng.
"Apabila terbukti dilakukan dengan unsur kesengajaan baik dari ulah masyarakat ataupun pihak perusahaan segera usut dan tuntaskan. Namun apabila murni oleh faktor alam segera diatasi dengan mengerahkan personel yang ada," katanya.
Warga lainnya, Guntoro mengatakan, apabila pemerintah tidak serius menangani kabut asap akibat kebakaran lahan tersebut, maka akan berimbas ke masyarakat luas.
"Kalau ini tidak segera diantisipasi dari sekarang peristiwa yang pernah terjadi pada tahun 1997 lalu bakal terulang di tahun 2015, dimana kabut asap sangat pekat dan menyebabkan kelumpuhan roda perekonomian di daerah setempat," katanya.
Dia berharap pemerintah bisa mengantisipasi lagi ke depan, jangan sampai kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menjadi "musibah" tahunan di daerah ini. Kasian masyarakat selalu menghirup udara asap bercampur debu.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Inspirasi Kartini, perempuan diharapkan jadi pendobrak keterbatasan sosial di Pulang Pisau
28 April 2026 20:46 WIB
Pemkab Kotim diharapkan bantu penyediaan lahan untuk Koperasi Merah Putih
08 February 2026 18:25 WIB
Pergantian pejabat diharapkan pacu kinerja pelayanan Dinas Cipta Karya Kotim
05 February 2026 10:14 WIB
Musda XI LPTQ Kotim diharapkan lahirkan terobosan dan pembinaan berkelanjutan
22 December 2025 19:02 WIB
Tak hanya di bidang musik, diharapkan kolaborasi Indonesia-Inggris dapat dijalin lebih luas
10 December 2025 16:20 WIB
Pagelaran seni diharapkan oleh pemprov dapat mengembangkan kreatifitas anak muda
08 December 2025 13:14 WIB
Stasiun televisi diharapkan oleh Wamenkomdigi menjadi perusahaan teknologi konten
04 November 2025 22:56 WIB
Presiden RI Prabowo diharapkan benahi tata kelola sawit sesuai aturan hukum
29 October 2025 23:11 WIB
Gubernur Kalteng: Hut ke-66 diharapkan membuat pembangunan di Kobar semakin merata
03 October 2025 15:13 WIB
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
Anggota DPR pastikan pemerintah gerak cepat tangani antrean BBM panjang di Kalteng
07 May 2026 16:50 WIB