Sampit (Antaranews Kalteng) - Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Sutik, mengingatkan masyarakat di kabupaten tersebut agar mewaspadai serangan berbagai penyakit pascabanjir.

Kewaspadaan terutama penduduk di daerah yang terendam banjir seperti di Desa Tumbang Koling, Kecamatan Cempaga Hulu yang dilanda banjir cukup parah.

"Diharapkan peran aktif dinas teknis terkait seperti Dinas Kesehatan untuk lebih waspada karena korban banjir sangat rentan terserang penyakit," katanya di Sampit, Senin.

Menurut Sutik, ada lima hal yang patut diwaspadai pasca banjir di antaranya, malaria, penyakit kulit, penyakit yang disebabkan oleh tikus, di antaranya murine thypus, demam, dan penyakit diare.

Beberapa jenis penyakit itu berasal dari bakteri karena banyaknya genangan air pasca banjir.

"Oleh sebab itu kita harapkan jangan sampai pascabanjir masyarakat terserang berbagai penyakit. Ini harus diantisipasi oleh berbagai pihak terkait terutama Dinkes," katanya.

Ia juga menghimbau kepada pelayan kesehatan, baik yang berada di Puskesmas Pembantu (Pustu) atau sarana pelayanan kesehatan masyarakat lainnya di kecamatan, agar melaksanakan standar pelayanan dengan mengikuti protap, sesuai arahan Kementerian Dinas Kesehatan RI.

Politisi Gerindra itu berharap, pascabanjir jangan sampai ada beban lain yang terjadi terhadap masyarakat di wilayah yang terendam banjir.

Sementara itu, sebelumnya diinformasikan sedikitnya ada 35 rumah warga Desa Tumbang Koling yang terendam banjir akibat diguyur hujan lebat selama delapan jam.

Rumah warga tersebut terendam banjir sejak Minggu (7/1) dengan kedalaman air berkisar antara 50-70 centimeter. Dan terakhir dinformasikan banjir dii formasikan sudah mulai surut.

Meaki tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu namun banjit telah mengganggu aktivitas qarga. Selain merendam rumah banjir juga telah merendam ruas jalan desa sepanjang 1 kilomater lebih.