Pemkab Barito Selatan pelajari pelaksanaan e-kinerja Kotawaringin Barat
Senin, 11 Februari 2019 17:33 WIB
Wakil Bupati Barito Selatan Satya Titiek Atyani Djoedir (di mimbar) memberikan sambutan dalam rangka kunjungannya dan mempelajari penerapan aplikasi E-Kinerja dari Pemkab Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun, Senin (11/2/19). (foto Antara Kalteng/Hendri Gunawan).
Pangkalan Bun (Antaranews Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mempelajari e-kinerja yang telah dilaksanakan Kabupaten Kotawaringin Barat dalam meningkatkan kompetensi dan akuntabilitas aparatur sipil negara.
"E-kinerja sudah disusun dan siap diterapkan. Tapi kami memerlukan pembanding agar pelaksanaannya bisa lebih optimal. Itu kenapa kami ke sini," kata Wakil Bupati Barito Selatan Satya Titiek Atyani Djoedir usai melakukan pertemuan dengan Pemkab Kobar di Pangkalan Bun, Senin.
Dia pun mengapresiasi dan engucapkan terima kasih kepada Pemkab Kotawaringin Barat karena sudah membantu pihaknya dengan luar biasa, memberikan banyak kemudahan, dan lainnya terkait aplikasi e-kinerja.
Satya mengatakan bahwa Pemkab Barito Selatan menargetkan di Juni 2019 akan mulai melaksanakan e-kinerja. Langkah itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan akuntabilitas ASN setempat.
"Semoga kerjasama ini benar-benar bermanfaat, banyak hal yang kami bisa pelajari dari apa yang sudah dilakukan disini, pelajaran ini akan kami bawa ke Barito Selatan, dan akan kami adopsi sesuai kebutuhan," kata Satya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah berpesan agar Pemkab Barito Selatan menjalin kerjasama dengan pihaknya terkait pelaksanaan e-kinerja. Kerjasama tersebut pun dilakukan melalui penandatangan nota kesepakatan.
Dia mengatakan aplikasi E-Kinerja sudah berjalan kurang lebih satu tahun di Kabupaten Kotawaringin Barat. Di mana awalnya penerapan E-Kinerja ini juga merupakan hasil kaji tiru dari Pemkab Banyuwangi.
"Dan berkat penerapan aplikasi E-Kinerja ini, berdasarkan monem dari KPK nilai Kotawaringin Barat naik menjadi 66,14 persen dan berganti dari zona merah menjadi zona kuning dalam pencegahan korupsi," kata Ahmadi.
Kunjungan rombangan Pemkab Barito Selatan dalam rangka kaji tiru penerapan E-Kinerja di Kotawaringin Barat di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Barito Selatan Satya Titiek Atyani Djoedir didampingi sekertaris daerahnya dan beberapa kepala satuan kerja perangkat daerah.
Rombangan di sambut langsung oleh Wakil Bupati Kotawaringin Barat dan pemaparan materi terkait aplikasi E-Kinerja dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kotawaringin Barat Fauzi dan didampingi Kepala Dinas Kominfo Kotawaringin Barat Rodi Iskandar beserta jajaran penjabat terkait.
"E-kinerja sudah disusun dan siap diterapkan. Tapi kami memerlukan pembanding agar pelaksanaannya bisa lebih optimal. Itu kenapa kami ke sini," kata Wakil Bupati Barito Selatan Satya Titiek Atyani Djoedir usai melakukan pertemuan dengan Pemkab Kobar di Pangkalan Bun, Senin.
Dia pun mengapresiasi dan engucapkan terima kasih kepada Pemkab Kotawaringin Barat karena sudah membantu pihaknya dengan luar biasa, memberikan banyak kemudahan, dan lainnya terkait aplikasi e-kinerja.
Satya mengatakan bahwa Pemkab Barito Selatan menargetkan di Juni 2019 akan mulai melaksanakan e-kinerja. Langkah itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan akuntabilitas ASN setempat.
"Semoga kerjasama ini benar-benar bermanfaat, banyak hal yang kami bisa pelajari dari apa yang sudah dilakukan disini, pelajaran ini akan kami bawa ke Barito Selatan, dan akan kami adopsi sesuai kebutuhan," kata Satya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah berpesan agar Pemkab Barito Selatan menjalin kerjasama dengan pihaknya terkait pelaksanaan e-kinerja. Kerjasama tersebut pun dilakukan melalui penandatangan nota kesepakatan.
Dia mengatakan aplikasi E-Kinerja sudah berjalan kurang lebih satu tahun di Kabupaten Kotawaringin Barat. Di mana awalnya penerapan E-Kinerja ini juga merupakan hasil kaji tiru dari Pemkab Banyuwangi.
"Dan berkat penerapan aplikasi E-Kinerja ini, berdasarkan monem dari KPK nilai Kotawaringin Barat naik menjadi 66,14 persen dan berganti dari zona merah menjadi zona kuning dalam pencegahan korupsi," kata Ahmadi.
Kunjungan rombangan Pemkab Barito Selatan dalam rangka kaji tiru penerapan E-Kinerja di Kotawaringin Barat di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Barito Selatan Satya Titiek Atyani Djoedir didampingi sekertaris daerahnya dan beberapa kepala satuan kerja perangkat daerah.
Rombangan di sambut langsung oleh Wakil Bupati Kotawaringin Barat dan pemaparan materi terkait aplikasi E-Kinerja dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kotawaringin Barat Fauzi dan didampingi Kepala Dinas Kominfo Kotawaringin Barat Rodi Iskandar beserta jajaran penjabat terkait.
Pewarta : Hendri GunawanÂ
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kotawaringin Barat
Lihat Juga
Kejari Kobar klarifikasi beredarnya rekaman dugaan permintaan uang oleh jaksa
17 April 2026 16:09 WIB
Bupati Kobar: Semangat Kartini selalu memberikan inspirasi bagi kaum perempuan
16 April 2026 16:00 WIB
Sebanyak 39 peserta lolos seleksi administrasi rekrutmen terbuka JPTP di Kobar
15 April 2026 15:34 WIB
Pemkab Kobar alokasikan pupuk bersubsidi tahun 2026 sebesar 2.048.000 kilogram
15 April 2026 15:18 WIB