Komunitas Cuci Darah: Kami sangat terbantu program JKN-KIS
Jumat, 7 Agustus 2020 17:00 WIB
Ketua Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Provinsi Kalimantan Tengah, Renolt. (Antara/HO)
Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Provinsi Kalimantan Tengah, Renolt mengatakan pihaknya sangat terbantu dalam proses pengobatan dengan adanya program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
"Kami termasuk saya merasa sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS ini. Saya mulai dari awal tindakan cuci darah sampai saya mendapatkan tindakan transplantasi (cangkok ginjal) semuanya ditanggung penuh oleh program JKN-KIS," kata Renolt di Palangka Raya, Jumat.
Dia pun menyebut bahwa manfaat program itu dirasakan langsung sudah selama lima tahun lalu. Bahkan sewaktu dirinya dilakukan tindakan post transplantasinya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang biasanya biayanya mencapai 700 juta rupiah dia hanya membayar 60 ribu rupiah.
Baca juga: Seluruh warga Palangka Raya didorong jadi peserta JKN-KIS
Sebagai Ketua Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia, Kalimantan Tengah, pria 48 tahun itu pun menilai program yang dilaksanakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan itu sangat membantu masyarakat terutama masyarakat yang mengidap penyakit-penyakit kronis dan membutuhkan biaya pengobatan yang sangat mahal.
"Semuanya ditanggung penuh oleh program JKN-KIS. Sekali lagi saya merasa manfaat yang begitu besar dengan menjadi peserta JKN-KIS. Dari mulai biaya yang harus dikeluarkan hingga pelayanan yang dijamin oleh program JKN-KIS sangat membantu," katanya.
Pria yang berasal dari kategori peserta mandiri itu pun mengajak seluruh masyarakat khususnya peserta program JKN-KIS segmen peserta mandiri untuk selalu rutin membayar iuran setiap bulannya.
Baca juga: Ubah data di tengah pandemi, warga cukup manfaatkan aplikasi Mobile JKN
"Hal itu untuk menjaga agar status kepesertaan dalam program JKN-KIS selalu aktif ketika akan digunakan. manfaat dari program JKN-KIS yang kita terima sangat luar biasa. Dengan iuran kelas satu yang sebesar Rp150.000,- per orang untuk kelas satu setiap bulannya manfaat yang kita terima sungguh sangat luar biasa," katanya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya Muhammad Masrur Ridwan mengatakan program jaminan kesehatan yang telah berjalan sejak 1 Januari 2014 ini telah banyak menolong peserta dan langsung merasakan manfaatnya.
"Untuk itu kami terus mengajak masyarakat terutama peserta program JKN-KIS agar tepat membayar iuran agar berbagai manfaat program nasional ini terjaga keberlangsungannya, sehingga kualitas pelayanan yang ada di dalam program JKN-KIS akan terus meningkat," kata Masrur.
Baca juga: BPJS Kesehatan permudah layanan penyesuaian kelas
Baca juga: Puluhan ribu penunggak iuran JKN-KIS ditawarkan keringanan pembayaran
Baca juga: Peserta JKN-KIS menunggak dapat mengaktifkan kepesertaan kembali
"Kami termasuk saya merasa sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS ini. Saya mulai dari awal tindakan cuci darah sampai saya mendapatkan tindakan transplantasi (cangkok ginjal) semuanya ditanggung penuh oleh program JKN-KIS," kata Renolt di Palangka Raya, Jumat.
Dia pun menyebut bahwa manfaat program itu dirasakan langsung sudah selama lima tahun lalu. Bahkan sewaktu dirinya dilakukan tindakan post transplantasinya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang biasanya biayanya mencapai 700 juta rupiah dia hanya membayar 60 ribu rupiah.
Baca juga: Seluruh warga Palangka Raya didorong jadi peserta JKN-KIS
Sebagai Ketua Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia, Kalimantan Tengah, pria 48 tahun itu pun menilai program yang dilaksanakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan itu sangat membantu masyarakat terutama masyarakat yang mengidap penyakit-penyakit kronis dan membutuhkan biaya pengobatan yang sangat mahal.
"Semuanya ditanggung penuh oleh program JKN-KIS. Sekali lagi saya merasa manfaat yang begitu besar dengan menjadi peserta JKN-KIS. Dari mulai biaya yang harus dikeluarkan hingga pelayanan yang dijamin oleh program JKN-KIS sangat membantu," katanya.
Pria yang berasal dari kategori peserta mandiri itu pun mengajak seluruh masyarakat khususnya peserta program JKN-KIS segmen peserta mandiri untuk selalu rutin membayar iuran setiap bulannya.
Baca juga: Ubah data di tengah pandemi, warga cukup manfaatkan aplikasi Mobile JKN
"Hal itu untuk menjaga agar status kepesertaan dalam program JKN-KIS selalu aktif ketika akan digunakan. manfaat dari program JKN-KIS yang kita terima sangat luar biasa. Dengan iuran kelas satu yang sebesar Rp150.000,- per orang untuk kelas satu setiap bulannya manfaat yang kita terima sungguh sangat luar biasa," katanya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya Muhammad Masrur Ridwan mengatakan program jaminan kesehatan yang telah berjalan sejak 1 Januari 2014 ini telah banyak menolong peserta dan langsung merasakan manfaatnya.
"Untuk itu kami terus mengajak masyarakat terutama peserta program JKN-KIS agar tepat membayar iuran agar berbagai manfaat program nasional ini terjaga keberlangsungannya, sehingga kualitas pelayanan yang ada di dalam program JKN-KIS akan terus meningkat," kata Masrur.
Baca juga: BPJS Kesehatan permudah layanan penyesuaian kelas
Baca juga: Puluhan ribu penunggak iuran JKN-KIS ditawarkan keringanan pembayaran
Baca juga: Peserta JKN-KIS menunggak dapat mengaktifkan kepesertaan kembali
Pewarta : Inforial
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian PPN puji Program D1 Vokasi inisiasi Gubernur Kalteng cegah ketidakcocokan tenaga kerja
05 March 2026 19:39 WIB
Hitam Putih Borneo konsisten kembangkan literasi fotografi di Palangka Raya
06 February 2026 13:57 WIB
Program Posyandu berbasis komunitas Alfamart jangkau 30 ribu anak sepanjang 2025
29 January 2026 15:08 WIB
Yamaha Synergy Ride Palangka Raya usung konsep berkendara aman hingga penuh hiburan
26 January 2026 8:14 WIB
Diskominfo Kotim optimalkan KIM untuk penguatan informasi positif masyarakat
27 November 2025 15:44 WIB
Bupati apresiasi komunitas Jago Bartim bantu promosikan potensi wisata daerah
09 November 2025 18:35 WIB
Derap pemuda Kalimantan Tengah nyalakan literasi keuangan hingga perdesaan
01 November 2025 10:00 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Bantu ribuan mahasiswa, Gubernur Kalteng gratiskan paket sembako di Pasar Murah
11 March 2026 14:28 WIB