Cat tembok punya anti-virus?
Jumat, 9 Oktober 2020 15:40 WIB
Ilustrasi cat tembok anti-virus (ANTARA/Ho)
Jakarta (ANTARA) - Tembok adalah salah satu area rumah sering diabaikan kebersihannya, padahal virus dan mikroba juga bisa nempel dan bertahan hidup pada tempat tersebut.
Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, virus corona dapat menyebar dengan mudah salah satunya melalui sentuhan tangan yang bisa menempel pada gagang pintu, permukaan furnitur, sakelar listrik, remot TV, handphone, atau tembok rumah dan kemudian tersentuh.
Lalu jika tangan tersebut memegang mata, hidung, atau mulut, maka virus akan masuk ke saluran tubuh.
"Khusus dinding atau tembok, virus corona dapat bertahan hidup dalam kisaran 2 jam hingga 9 hari. Hal tersebut bergantung pada suhu, kelembapan, dan paparan sinar matahari hingga sirkulasi udara pada ruangan," kata dokter spesialis paru RSU Adhyaksa dr. Ahmad Muslim Nazaruddin, Sp.P. FERS melalui keterangan resminya, Jumat.
Baca juga: Inspirasi 'home office' yang bisa bikin betah kerja di rumah
Melihat hal tersebut, Nippon Paint mengembangkan rangkaian cat/pelapis dengan SILVER-ION sebagai anti-mikroba. Teknologi ini telah diuji pada awal 2020 oleh Analytical Lab Group (ALG) – laboratorium independen berstandar global terhadap Human Coronavirus, ATCC VR-740, strain 229E.
Hasil tesnya menunjukan bahwa teknologi Silver-Ion memiliki efektivitas 99,9 persen dalam mematikan virus setelah kontak dengan lapisan cat yang mengandung teknologi tersebut.
Cara kerja Silver-Ion yang diformulasikan secara khusus sebagai anti virus dan anti bakteri memiliki tahapan seperti penetrasi ke dalam virus atau bakteri, menghentikan reproduksi, mematikan metabolisme, lalu menghancurkan mikroorganisme tersebut. Daya antimikroba pada Silver-Ion ini bertahan lama sehingga senyawa tersebut efektif dalam melawan kuman.
"Teknologi Silver-Ion dalam produk Nippon Paint bukanlah zat aditif (penambah) seperti cat lainnya, tetapi terformulasi khusus dalam bahan cat. Silver-Ion ini tetap bekerja aktif sebagai anti-virus dan anti-bakterinya selama lapisan cat menempel di dinding," ujar CEO (Decorative Paints) Nippon Paint Indonesia, Jon Tan.
Teknologi Silver-Ion hadir pada serangkaian cat kesehatan seperti Nippon Spot-less Plus, Vinilex Anti-Kuman dan yang terbaru Nippon Paint VirusGuard sebagai cat anti-virus pertama di Indonesia.
Rangkaian cat kesehatan ini aman bagi keluarga dan ramah lingkungan, rendah VOC, tidak berbau dan hadir dalam ratusan pilihan warna.
Baca juga: Cat warna ruangan yang ciptakan suasana romantis
Baca juga: Warna cat yang berikan efek tenang pada ruangan
Baca juga: Warna-warna yang bisa pengaruhi psikologis seseorang
Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, virus corona dapat menyebar dengan mudah salah satunya melalui sentuhan tangan yang bisa menempel pada gagang pintu, permukaan furnitur, sakelar listrik, remot TV, handphone, atau tembok rumah dan kemudian tersentuh.
Lalu jika tangan tersebut memegang mata, hidung, atau mulut, maka virus akan masuk ke saluran tubuh.
"Khusus dinding atau tembok, virus corona dapat bertahan hidup dalam kisaran 2 jam hingga 9 hari. Hal tersebut bergantung pada suhu, kelembapan, dan paparan sinar matahari hingga sirkulasi udara pada ruangan," kata dokter spesialis paru RSU Adhyaksa dr. Ahmad Muslim Nazaruddin, Sp.P. FERS melalui keterangan resminya, Jumat.
Baca juga: Inspirasi 'home office' yang bisa bikin betah kerja di rumah
Melihat hal tersebut, Nippon Paint mengembangkan rangkaian cat/pelapis dengan SILVER-ION sebagai anti-mikroba. Teknologi ini telah diuji pada awal 2020 oleh Analytical Lab Group (ALG) – laboratorium independen berstandar global terhadap Human Coronavirus, ATCC VR-740, strain 229E.
Hasil tesnya menunjukan bahwa teknologi Silver-Ion memiliki efektivitas 99,9 persen dalam mematikan virus setelah kontak dengan lapisan cat yang mengandung teknologi tersebut.
Cara kerja Silver-Ion yang diformulasikan secara khusus sebagai anti virus dan anti bakteri memiliki tahapan seperti penetrasi ke dalam virus atau bakteri, menghentikan reproduksi, mematikan metabolisme, lalu menghancurkan mikroorganisme tersebut. Daya antimikroba pada Silver-Ion ini bertahan lama sehingga senyawa tersebut efektif dalam melawan kuman.
"Teknologi Silver-Ion dalam produk Nippon Paint bukanlah zat aditif (penambah) seperti cat lainnya, tetapi terformulasi khusus dalam bahan cat. Silver-Ion ini tetap bekerja aktif sebagai anti-virus dan anti-bakterinya selama lapisan cat menempel di dinding," ujar CEO (Decorative Paints) Nippon Paint Indonesia, Jon Tan.
Teknologi Silver-Ion hadir pada serangkaian cat kesehatan seperti Nippon Spot-less Plus, Vinilex Anti-Kuman dan yang terbaru Nippon Paint VirusGuard sebagai cat anti-virus pertama di Indonesia.
Rangkaian cat kesehatan ini aman bagi keluarga dan ramah lingkungan, rendah VOC, tidak berbau dan hadir dalam ratusan pilihan warna.
Baca juga: Cat warna ruangan yang ciptakan suasana romantis
Baca juga: Warna cat yang berikan efek tenang pada ruangan
Baca juga: Warna-warna yang bisa pengaruhi psikologis seseorang
Pewarta : Maria Cicilia
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kakanwil: Pembangunan tembok upaya penguatan sistem keamanan di Lapas Sukamara
05 February 2026 21:27 WIB
Tembok pembatas MTsN 19 ambruk akibat diterjang banjir, tiga siswa meninggal dunia
06 October 2022 23:14 WIB, 2022
Gempa Qinghai akibatkan tembok besar China peninggalan Dinasti Ming runtuh
11 January 2022 2:07 WIB, 2022
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Penjelasan Guru Besar UI terkait larangan jual bebas tramadol sebagai obat keras
11 March 2026 18:58 WIB