Palangka Raya (ANTARA) - Pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2020 di sejumlah wilayah di Kota Palangka Raya, sempat terganggu akibat cuaca buruk, hujan deras yang disertai angin kencang.

"Tadi pagi sempat hujan lebat disertai angin kencang. Sejumlah tenda TPS sempat terhempas namun tidak sampai merusak logistik Pilkada," kata Komisioner KPU Kota Palangka Raya Abdul Sani saat dikonfirmasi, Rabu.

Dikatakan, pada kejadian itu petugas di TPS dengan sigap langsung mengamankan logistik, sehingga terhindar dari kerusakan. Hanya, gangguan cuaca buruk tersebut juga tidak sampai membuat proses pemungutan suara di wilayah "Kota Cantik" terhenti lama.

"Usai kejadian, petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait dan segera mengupayakan kondisi TPS kondusif yang selanjutnya proses pemungutan suara kembali dilanjutkan," kata Abdul Sani.

Di sisi lain dia menambahkan, saat ini proses pemungutan suara telah usai dan dilanjutkan penghitungan suara di setiap TPS.

Sementara itu, secara terpisah Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin sebelum mencoblos juga mendapati sejumlah TPS di Kota Palangka Raya rusak karena cuaca buruk.

"Memang tadi pagi saat saya ke Kelurahan Panarung sejumlah tenda terbang saat hujan disertai angin. Saat itu kami langsung berkoordinasi dengan petugas dan akhirnya pemungutan suara dapat kembali dilanjutkan," kata Fairid.

Baca juga: Usai salurkan hak pilih, Ketua DPRD Palangka Raya tanggapi partisipasi masyarakat

Pernyataan itu diungkapkan kepala daerah termuda di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah usai dirinya mencoblos di TPS 25 Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya.

"Saya apresiasi antusias warga tetap datang ke TPS meski kita juga dilanda pandemi COVID-19. Saya juga melihat penerapan protokol kesehatan COVID-19 dijalankan secara ketat oleh petugas di TPS," katanya.

Dia pun berharap melalui Pilkada ini nantinya terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah yang mampu berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat laju pembangunan daerah.

"Semoga melalui Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng ini kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat, apalagi saat ini kita masih menghadapi pandemi COVID-19 yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan," katanya.

Baca juga: Pemkot tunggu rakor tindak lanjut pemberian vaksin COVID-19

Baca juga: Ketua Komisi C DPRD sarankan masyarakat tak bawa anak ke TPS

Pewarta : Rendhik Andika
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2024