Sebelum operasi pemisahan, Bupati Kobar jenguk balita kembar dempet
Selasa, 24 Agustus 2021 18:28 WIB
Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah saat menjenguk dan memberikan tali asih kepada keluarga balita kembar dempet dada di RS Sultan Imannudin Pangkalan Bun, Selasa (24/8/2021). ANTARA/HO-Prokom Kobar
Pangkalan Bun (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Nurhidayah mengunjungi dan menjenguk balita kembar dempet dada bernama Muhammad Ibrahim dan Muhammad Abdullah, yang berada di Rumah Sakit Sultan Imannudin Pangkalan Bun, Selasa.
Kedua balita ini rencanaya, Rabu (25/8), akan diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), kata Nurhidayah di sela-sela menjenguk balita kembar dempet.
"Mohon doa untuk ananda Ibrahim dan Abdullah, semoga rencana operasi pemisahan dapatberjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil terbaik," ucapnya.
Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat itu pun memastikan bahwa pihaknya, akan semaksimal mungkin melakukan pendampingan, termasuk dalam hal pembiayaan melalui jaminan sosial kesehatan (BPJS).
"Saya juga mengapresiasi masyarakat yang sejauh ini telah membantu melalui donasi kepada ananda Ibrahim dan Abdullah," kata Nurhidayah.
Baca juga: Kasus COVID-19 turun, Bupati Kobar minta masyarakat tetap waspada
Menurut informasi sementara, seluruh pelaksanaan operasi pemisahan balita kembar dempet dada itu diperkirakan selama 2 bulan. Dan, untuk membantu meringankan beban orangtua balita kembar itu, Pemkab bersama sejumlah elemen masyarakat di Kobar memberikan bantuan.
Bupati Kobar saat menjenguk bayi kembar dempet dada itu juga memberikan tali asih yang berasal dari dana pribadi, untuk membantu pihak keluarga dalam penanganan operasi pemisahan.
"Semoga keluarga tercinta juga senantiasa diberikan ketabahan, kita masyarakat Kotawaringin Barat senantiasa mendoakan yang terbaik," demikian Nurhidayah.
Baca juga: Bantu tangani COVID-19 di Kobar, Bupati beri bansos ke relawan nakes
Baca juga: Bupati targetkan AKIB Kobar tahun 2021 predikat A
Kedua balita ini rencanaya, Rabu (25/8), akan diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), kata Nurhidayah di sela-sela menjenguk balita kembar dempet.
"Mohon doa untuk ananda Ibrahim dan Abdullah, semoga rencana operasi pemisahan dapatberjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil terbaik," ucapnya.
Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat itu pun memastikan bahwa pihaknya, akan semaksimal mungkin melakukan pendampingan, termasuk dalam hal pembiayaan melalui jaminan sosial kesehatan (BPJS).
"Saya juga mengapresiasi masyarakat yang sejauh ini telah membantu melalui donasi kepada ananda Ibrahim dan Abdullah," kata Nurhidayah.
Baca juga: Kasus COVID-19 turun, Bupati Kobar minta masyarakat tetap waspada
Menurut informasi sementara, seluruh pelaksanaan operasi pemisahan balita kembar dempet dada itu diperkirakan selama 2 bulan. Dan, untuk membantu meringankan beban orangtua balita kembar itu, Pemkab bersama sejumlah elemen masyarakat di Kobar memberikan bantuan.
Bupati Kobar saat menjenguk bayi kembar dempet dada itu juga memberikan tali asih yang berasal dari dana pribadi, untuk membantu pihak keluarga dalam penanganan operasi pemisahan.
"Semoga keluarga tercinta juga senantiasa diberikan ketabahan, kita masyarakat Kotawaringin Barat senantiasa mendoakan yang terbaik," demikian Nurhidayah.
Baca juga: Bantu tangani COVID-19 di Kobar, Bupati beri bansos ke relawan nakes
Baca juga: Bupati targetkan AKIB Kobar tahun 2021 predikat A
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung/Rls
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pasangan calon haji asal Kotim diterbangkan ke Madinah setelah sempat tertunda
07 May 2026 15:36 WIB
Terpopuler - Kotawaringin Barat
Lihat Juga
Wabup Kotawaringin Barat tekankan penguatan kerja sama wujudkan pendidikan bermutu
02 May 2026 17:48 WIB
Kejari Kobar sampaikan putusan sidang korupsi pembangunan pabrik tepung ikan
29 April 2026 16:01 WIB
Edukasi dan aksi nyata, PT GSDI tanamkan kesadaran lingkungan serta pencegahan karhutla
28 April 2026 13:22 WIB
Wabup Kobar sebut semangat otonomi penggerak terwujudnya pemerintahan lebih baik
27 April 2026 15:09 WIB
Bupati Kotawaringin Barat: Transaksi non tunai wujudkan pemerintahan desa bersih
25 April 2026 17:04 WIB