Peserta nyaris tenggelam, Panitia FBIM Kalteng diminta tingkatkan keamanan
Kamis, 19 Mei 2022 16:52 WIB
Salah satu peserta Lomba Jukung Tradisional yang diperlombakan di FBIM Kalteng tahun 2022 di Palangka Raya, Kamis (19/5/2022). ANTARA/HO-MMC Kalteng.
Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah Siswandi mengingatkan sekaligus meminta Panitia Festival Budaya Isen Mulang tahun 2022, agar lebih meningkatkan keamanan para peserta saat lomba.
Kejadian salah seorang peserta lomba Jukung Tradisional yang nyaris tenggelam harus menjadi pengalaman berharga bagi panitia, kata Siswandi di Palangka Raya, Kamis.
"Jangan sampai hal-hal seperti itu terulang kembali. Keamanan peserta saat lomba harus tetap diperhatikan," ucapnya.
Informasinya, salah seorang peserta lomba Jukung Tradisional yang diselenggarakan di Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya, nyaris tenggelam akibat perahunya terbaik. Posisi tim pengawas dan keamanan lomba jauh dari lokasi terbaliknya perahu peserta tersebut. Bersyukur, ada perahu warga yang sedang melintas, sehingga langsung dilakukan pertolongan dan peserta itu pun dapat terselamatkan serta tidak ada cedera sedikit pun.
Siswandi mengatakan, walau semua peserta lomba Jukung Tradisional dipastikan bisa berenang, namun namanya musibah tidak dapat dihindarkan. Untuk itulah diperlukan tim keamanan dan pengawas dari panitia penyelenggara dalam setiap lomba.
"Saya yakin kita semua tentu tidak ingin ada insiden kecelakaan atau korban dalam setiap lomba FBIM. Tapi, namanya musibah tidak ada yang tahu kapan terjadi. Yang bisa kita lakukan adalah mencegah dengan meningkatkan pengawasan," ucapnya.
Baca juga: Tindaklanjuti Perpres 55/2022, Kalteng perlu terbitkan Pergub Minerba
Wakil rakyat Kalteng dari daerah pemilihan IV meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya itu pun mengingatkan, seluruh panitia yang dipercaya menjadi keamanan maupun pengawas perlombaan, harus selalu disiplin dan sigap dalam melaksanakan tugas serta tanggungjawabnya.
"Kami berharap semua cabang lomba bisa berjalan baik, aman dan lancar. Kuncinya semua harus melaksanakan tugas dan bertanggungjawab terhadap kepercayaan yang di berikan. Jangan lengah dan lalai," demikian Siswandi.
Dalam rangka menyambut Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah ke-65, pemerintah provinsi melaksanakan FBIM. Kegiatan tersebut diisi berbagai perlombaan budaya dan tradisi leluhur yang ada di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila itu.
Baca juga: Masyarakat tumpah ruah sambut semaraknya gelaran FBIM 2022
Baca juga: Wisatawan asing turut saksikan Karnaval Budaya Kalteng
Baca juga: 127 ribu wisatawan kunjungi Kalteng selama FBIM
Kejadian salah seorang peserta lomba Jukung Tradisional yang nyaris tenggelam harus menjadi pengalaman berharga bagi panitia, kata Siswandi di Palangka Raya, Kamis.
"Jangan sampai hal-hal seperti itu terulang kembali. Keamanan peserta saat lomba harus tetap diperhatikan," ucapnya.
Informasinya, salah seorang peserta lomba Jukung Tradisional yang diselenggarakan di Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya, nyaris tenggelam akibat perahunya terbaik. Posisi tim pengawas dan keamanan lomba jauh dari lokasi terbaliknya perahu peserta tersebut. Bersyukur, ada perahu warga yang sedang melintas, sehingga langsung dilakukan pertolongan dan peserta itu pun dapat terselamatkan serta tidak ada cedera sedikit pun.
Siswandi mengatakan, walau semua peserta lomba Jukung Tradisional dipastikan bisa berenang, namun namanya musibah tidak dapat dihindarkan. Untuk itulah diperlukan tim keamanan dan pengawas dari panitia penyelenggara dalam setiap lomba.
"Saya yakin kita semua tentu tidak ingin ada insiden kecelakaan atau korban dalam setiap lomba FBIM. Tapi, namanya musibah tidak ada yang tahu kapan terjadi. Yang bisa kita lakukan adalah mencegah dengan meningkatkan pengawasan," ucapnya.
Baca juga: Tindaklanjuti Perpres 55/2022, Kalteng perlu terbitkan Pergub Minerba
Wakil rakyat Kalteng dari daerah pemilihan IV meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya itu pun mengingatkan, seluruh panitia yang dipercaya menjadi keamanan maupun pengawas perlombaan, harus selalu disiplin dan sigap dalam melaksanakan tugas serta tanggungjawabnya.
"Kami berharap semua cabang lomba bisa berjalan baik, aman dan lancar. Kuncinya semua harus melaksanakan tugas dan bertanggungjawab terhadap kepercayaan yang di berikan. Jangan lengah dan lalai," demikian Siswandi.
Dalam rangka menyambut Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah ke-65, pemerintah provinsi melaksanakan FBIM. Kegiatan tersebut diisi berbagai perlombaan budaya dan tradisi leluhur yang ada di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila itu.
Baca juga: Masyarakat tumpah ruah sambut semaraknya gelaran FBIM 2022
Baca juga: Wisatawan asing turut saksikan Karnaval Budaya Kalteng
Baca juga: 127 ribu wisatawan kunjungi Kalteng selama FBIM
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Kalteng manfaatkan Kalteng Expo 2025 optimalkan layanan sekaligus sarana edukasi
24 May 2025 10:00 WIB
FBIM dan Kalteng Expo 2025 resmi berakhir, berkontribusi pada perekonomian daerah
24 May 2025 7:24 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Gubernur Kalteng harap KPID jaga ruang informasi publik tetap sehat dan edukatif
08 May 2026 5:24 WIB