Legislator Kapuas minta BBI kembangkan perikanan secara terintegrasi
Senin, 30 Januari 2023 13:29 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Rosihan Anwar. ANTARA/ All Ikhwan
Kuala Kapuas (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rosihan Anwar mengingatkan sekaligus meminta kepada Dinas Perikanan setempat, agar Balai Benih Ikan (BBI) di Sei Batang, Kelurahan Selat Barat, Kecamatan Selat, dapat melakukan pengembangan perikanan secara terintegrasi.
"Hal itu dalam rangka upaya menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perikanan," kata Rosihan Anwar di Kuala Kapuas, Senin (30/1).
Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, keberadaan BBI diusulkan dapat miliki produksi olahan perikanan berupa ikan kering jenis haruan atau gabus yang banyak diminati. Selain itu, bisa mengolah ikan haruan kering serta memelihara kodok jenis lembu. Sebab, paha kodok bisa dijual ke luar daerah," katanya.
Wakil rakyat yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas I Kecamatan Selat ini mengatakan, budidaya katak lembu atau bullfrog bisa dikembangkan pada BBI yang dikelola Dinas Perikanan Kapuas itu. Sebab bulllfrog ini salah satu jenis katak yang bisa dimakan serta memiliki nilai jual.
Baca juga: DPRD sahkan Raperda rencana induk pembangunan kepariwisataan Kapuas
"Dengan adanya BBI tersebut, diharapkan untuk dapat terus mengembangkan perikanan secara terintegras. Dengan keseriusan mengembangkan perikanan terintegrasi maka hasil akhirnya dapat menambah pendapatan asli daerah setempat," ucapnya.
Legislator Kapuas itu mengatakan, tentunya akan mendukung BBI dapat mengembangkan perikanan secara terintegrasi, selain menambah PAD, juga salah satu mendukung ketahanan pangan di kabupaten setempat.
"Harapan kita ke depan BBI menjadi tulang punggung perikanan, karena disana kita harapkan ada perikanan terintegrasi, dan dapat miliki produksi olahan perikanan berbagai macam," demikian Rosihan Anwar.
Baca juga: Indeks BerAKHLAK 2022, Pemkab Kapuas miliki budaya kerja sehat dan produktif
Baca juga: Bupati: Program food estate di Kapuas berjalan sukses dan berhasil
Baca juga: Legislator Kapuas apresiasi Dinas PUPR-PKP tanggap terhadap usulan warga
"Hal itu dalam rangka upaya menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perikanan," kata Rosihan Anwar di Kuala Kapuas, Senin (30/1).
Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, keberadaan BBI diusulkan dapat miliki produksi olahan perikanan berupa ikan kering jenis haruan atau gabus yang banyak diminati. Selain itu, bisa mengolah ikan haruan kering serta memelihara kodok jenis lembu. Sebab, paha kodok bisa dijual ke luar daerah," katanya.
Wakil rakyat yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas I Kecamatan Selat ini mengatakan, budidaya katak lembu atau bullfrog bisa dikembangkan pada BBI yang dikelola Dinas Perikanan Kapuas itu. Sebab bulllfrog ini salah satu jenis katak yang bisa dimakan serta memiliki nilai jual.
Baca juga: DPRD sahkan Raperda rencana induk pembangunan kepariwisataan Kapuas
"Dengan adanya BBI tersebut, diharapkan untuk dapat terus mengembangkan perikanan secara terintegras. Dengan keseriusan mengembangkan perikanan terintegrasi maka hasil akhirnya dapat menambah pendapatan asli daerah setempat," ucapnya.
Legislator Kapuas itu mengatakan, tentunya akan mendukung BBI dapat mengembangkan perikanan secara terintegrasi, selain menambah PAD, juga salah satu mendukung ketahanan pangan di kabupaten setempat.
"Harapan kita ke depan BBI menjadi tulang punggung perikanan, karena disana kita harapkan ada perikanan terintegrasi, dan dapat miliki produksi olahan perikanan berbagai macam," demikian Rosihan Anwar.
Baca juga: Indeks BerAKHLAK 2022, Pemkab Kapuas miliki budaya kerja sehat dan produktif
Baca juga: Bupati: Program food estate di Kapuas berjalan sukses dan berhasil
Baca juga: Legislator Kapuas apresiasi Dinas PUPR-PKP tanggap terhadap usulan warga
Pewarta : All Ikhwan
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator Barut dorong partisipasi masyarakat dalam perencanaan lingkungan
03 December 2025 8:07 WIB
Legislator Barut: Seminar Al Quran pondasi membangun generasi qurani di era digital
21 November 2025 9:10 WIB
Falcon Pictures siap hadirkan kisah penyair "Chairil Anwar" ke layar lebar
10 November 2025 12:33 WIB
Legislator Kotim berharap pemkab jaga pertumbuhan ekonomi di tengah efisiensi anggaran
29 October 2025 9:11 WIB