Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Anna Agustina Elsye menyambut baik upaya pemerintah kota (pemkot) setempat yang terus mendorong para pengusaha agrowisata di daerah itu mengembangkan wisata tersebut.

"Kami terus mendukung upaya dari pemkot dalam pengembangan usaha agrowisata di daerah setempat, karena selama ini juga menjadi salah satu tempat rekreasi masyarakat di daerah setempat," katanya di Palangka Raya.

Anna menuturkan, pengembangan agrowisata di 'Kota Cantik' tentunya akan mampu berkontribusi besar dalam menjaga ketahanan pangan di daerah setempat.

Meskipun beberapa lokasi agrowisata di Palangka Raya terus berkembang, diharapkan terus banyak pengusaha untuk membuat lokasi-lokasi tersebut sehingga nantinya bisa menjadi wahana wisata yang menjadi andalan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah nantinya.

Baca juga: Terdakwa pembunuh pasutri di Palangka Raya terancam hukuman mati
   
"Ketahanan pangan menjadi isu yang terus dikembangkan setiap daerah saat ini. Terlebih lagi setelah landainya pandemi COVID-19, maka pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan menjadi tantangan pemkot untuk mewujudkan sesuai harapan," katanya.

Legislator Palangka Raya itu menyampaikan, bila bicara terkait konteks membangun ketahanan pangan maka pemerintah hanya sebagai pendorong dan regulator sedangkan masyarakat menjadi hal yang utama dalam mengembangkan terkait hal tersebut.

"Jadi sebaiknya untuk penggerak utamanya adalah masyarakat, terutama penggiat atau pelaku pertanian itu sendiri. Pemerintah hanya bertindak sebagai pendorong," bebernya.

Ditambahkan Anna, apabila ketahanan pangan di Palangka Raya sudah cukup kuat maka daerah setempat tidak pernah takut untuk mengalami kekosongan persoalan pangan yang selama ini menjadi kebutuhan manusia setiap harinya.

"Saya imbau kepada masyarakat yang memiliki pekarangan rumah atau tanah agar bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam-tanaman yang produktif, sehingga ketika ada sejumlah komoditas pangan harga jualnya naik maka mereka tidak panik karena kebutuhan mereka sudah aman dari hasil pangan yang ada," demikian Anna.