Palangka Raya (ANTARA) - Tim Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menggelar program pengabdian kepada masyarakat di SD IT Alqonita dengan tajuk “Pendampingan Implementasi Pembelajaran Storytelling Berbantuan Google Expeditions untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa”.
Ketua tim pengabdian M Ziarurrahman M Kom di Palangka Raya, Jumat mengatakan, program ini menjadi angin segar bagi para guru dan siswa sekolah dasar.
"Dengan memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR) melalui Google Expeditions, tim pengabdian memperkenalkan metode pembelajaran storytelling interaktif yang menyenangkan dan imajinatif," katanya.
Melalui kegiatan ini pihaknya ingin membawa suasana belajar Bahasa Inggris menjadi lebih hidup dan bermakna. Teknologi bisa menjadi jembatan yang menarik antara siswa dan materi pelajaran, terutama dalam storytelling.
Kegiatan ini juga bentuk kolaborasi dosen antar perguruan tinggi yaitu dari Politeknik Negeri Banjarmasin yaitu Rizki Amelia MPd dan dosen internal UMPR yaitu M Ziarurrahman MKom, Endang Sri Estimurti MPd, serta dua mahasiswa UMPR.
Dia mengatakan, program ini dirancang untuk memberikan pelatihan langsung kepada guru-guru di SD IT Alqonita tentang cara mengintegrasikan Google Expeditions dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
"Guru-guru diajari merancang alur cerita yang sesuai untuk anak-anak, lalu menyampaikannya secara interaktif dengan bantuan visualisasi dari teknologi VR," katanya.
Dosen UMPR latih guru sekolah dasar dukung digitalisasi pembelajaran Bahasa Inggris. (ANTARA/HO-Humas UMPR)
Baca juga: Tim dosen Fisipol UMPR latih Pokdarwis pertolongan pertama kecelakaan
Selain menyasar peningkatan kapasitas guru, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Dengan tampilan visual yang atraktif dan pengalaman seperti menjelajahi tempat baru secara virtual, siswa menjadi lebih antusias dan aktif dalam berbicara serta mendengarkan Bahasa Inggris.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang tahun 2025 ini merupakan bagian dari program rutin pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan UMPR.
Selain mendorong pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
“Kami berharap inovasi pembelajaran ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk lebih terbuka terhadap teknologi. Guru tidak hanya menjadi pengajar, tapi juga fasilitator yang kreatif dan adaptif terhadap zaman,” kata Zia.
Dengan sentuhan digital dalam pembelajaran Bahasa Inggris, UMPR telah turut menciptakan ruang belajar baru yang menyenangkan sekaligus memberdayakan guru dan siswa di sekolah dasar.
Baca juga: Fakultas Hukum UMPR-UPR kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi
Baca juga: UMPR fasilitasi pendampingan dan evaluasi capaian kerja sama PTS Palangka Raya
Baca juga: Dosen FISIPOL UMPR laksanakan FGD bersama tokoh adat se-Kalteng