Palangka Raya (ANTARA) - Sekolah Lansia “Bina Keluarga Lansia Cantik” menjadi tuan rumah kegiatan Pelatihan Ecoprint yang diselenggarakan oleh tim dosen Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skema BIMA hibah dari Kemensaintek.
"Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan bahan alam seperti daun, bunga, dan batang tanaman untuk menghasilkan motif indah pada kain menggunakan teknik ecoprint," kata Ketua Tim Dosen UMPR Siti Juhairiah MPd di Palangka Raya, Jumat.
Dia bersama anggota Suniati MPd dan Anggelina Hariyanti SSos MAP memberikan pelatihan kepada puluhan peserta lansia.
Metode ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi karena dapat dipasarkan sebagai produk kerajinan berkualitas.
Dalam sambutannya, Ketua BKL Cantik menyampaikan apresiasi atas inisiatif para dosen UMPR yang telah hadir untuk menginspirasi dan memberdayakan para lansia.
“Pelatihan ecoprint ini sejalan dengan konsep active ageing, di mana lansia tetap aktif, produktif, dan berdaya guna. Kami ingin para lansia memiliki wadah untuk berkreasi dan menghasilkan karya yang bisa dibanggakan, bahkan memiliki nilai jual,” ujarnya.
Tim Dosen UMPR beri pelatihan lansia kerajinan ecoprint (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)
Proses pelatihan meliputi tahapan pengenalan bahan dan peralatan, pemilihan daun serta bunga yang memiliki pigmen warna kuat, penyusunan motif di atas kain, teknik pounding (pemukulan) untuk memindahkan warna alami, hingga tahap steaming (pengukusan) agar warna dan motif melekat sempurna.
Para peserta juga mendapat panduan perawatan kain ecoprint agar motifnya awet dan tetap menarik.
Antusiasme peserta terlihat jelas ketika mereka mencoba menyusun pola sendiri dan memadukan berbagai jenis daun untuk menghasilkan motif unik.
Hasil karya yang telah selesai langsung dipamerkan di akhir kegiatan, dan sebagian bahkan dinilai sudah layak jual dengan kualitas tinggi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari program berkelanjutan, di mana para lansia tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu memproduksi dan memasarkan produk ecoprint secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan komunitas kreatif setempat.
Selain memberi manfaat ekonomi, pelatihan ini juga mempererat hubungan sosial antar peserta, menciptakan suasana harmonis, serta memperkuat semangat gotong royong di lingkungan Sekolah Lansia BKL Cantik.
Baca juga: FKIP UMPR laksanakan evaluasi lapangan Prodi S3 Pendidikan
Baca juga: PAI UMPR tuntaskan asesmen lapangan akreditasi
Baca juga: Prodi Hukum Keluarga UMPR evaluasi kurikulum tingkatkan serapan kerja lulusan