Palangka Raya (ANTARA) - Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) menggelar Pengenalan Kehidupan Fakultas Mahasiswa Baru (PKFMB) dan Psychology Camp dengan tema Huma Harati “Berakar Pada Diri, Bertumbuh Untuk Sekitar”.
"Kegiatan ini sebagai ajang mempererat persaudaraan sekaligus penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2025," kata Ketua Panitia PKFMB dan Psychology Camp Fakultas Psikologi UMPR, Shofwatul Fida di Palangka Raya, Jumat.
Dia mengaku bersyukur atas terlaksananya kegiatan yang dilaksanakan di Kampus-3 UMPR, pada 28 Agustus, dan dilanjutkan dengan Psychology Camp di tanggal 30-31 Agustus.
“Alhamdulillah acara pembukaan dapat kami laksanakan dengan baik, dengan penuh persiapan, usaha panitia Huma Harati serta dukungan penuh dari dosen Fakultas Psikologi UMPR, kegiatan ini terlaksana tepat waktu. Kami sangat senang karena kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Bapak Rektor,” ujarnya.
Fida menambahkan bahwa PKFMB dan Psychology Camp yang dihadiri 95 orang mahasiswa baru ini bukan sekadar acara penyambutan, tetapi ruang bagi mahasiswa baru untuk berproses, belajar, mengenal diri, serta menumbuhkan rasa kekeluargaan di Fakultas Psikologi UMPR.
“Semoga pengalaman ini menjadi langkah awal yang berkesan untuk teman-teman mahasiswa baru,” imbuhnya.
Dekan Fakultas Psikologi UMPR, Haris Munandar MPsi, juga turut menyampaikan sambutan sekaligus pesan kepada mahasiswa baru.
“Selamat datang di Fakultas Psikologi UMPR. Ada dua hal penting yang saya titipkan, yakni pertama serius dalam perkuliahan, dan kedua aktif bergabung dalam himpunan," katanya.
Dia menambahkan bahwa membanggakan almamater bukan semata pada nilai akademik, tetapi pada kontribusi nyata di masyarakat. Semoga langkah ini menjadi kebahagiaan dan menunjang cita-cita di masa depan.
Sementara itu, Rektor UMPR, Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf MAP, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pengenalan mahasiswa terhadap lingkungan fakultas.
“Tujuannya agar mahasiswa dapat melakukan observasi dan memahami lingkungan fakultas masing-masing, sebagai lingkungan terdekat mereka,” katanya.
Ia menambahkan, pentingnya menuntut ilmu tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk memberi manfaat bagi orang lain.
Dia mengatakan, dengan ilmu, hidup akan terasa lebih ringan. Dengan ilmu, akan membuka jalan masa depan.
"Terapkanlah ilmu itu kepada orang lain, karena ilmu dapat memberikan manfaat tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk orang lain. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.