Palangka Raya (ANTARA) - Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) melaksanakan Workshop Pengambilan Keputusan Karir dengan tema “Dilema Pasca SMA/SMK: Kuliah atau Kerja?” bagi 27 siswa dan siswi SMA dan SMK di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

"Kegiatan ini berhasil menjawab kebingungan para peserta dalam menentukan pilihan masa depan setelah lulus sekolah," kata Pelaksana Kegiatan yang juga Dosen Pendidikan Ekonomi UMPR, Dibyo Waskito Guntoro MPd di Palangka Raya, Senin.

Dia menerangkan, kegiatan itu dirancang secara interaktif dan dilaksanakan dengan pre-test dan post-test.

Kondisi ini terlihat peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya perencanaan karir dan alternatif jalan yang dapat diambil, termasuk informasi detail tentang program beasiswa KIP Kuliah.

Dibyo mengatakan, hasil perbandingan pre-test dan post-test secara jelas menunjukkan keberhasilan workshop dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa.

"Para peserta yang awalnya tampak gamang, menjadi lebih percaya diri dan memiliki gambaran yang lebih terang dalam mempersiapkan keputusan penting mereka, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja," katanya.

Dosen Prodi Ekonomi UMPR bantu siswa SMA atasi kebingungan pasca kelulusan (ANTARA/HO-UMPR)

Dibyo juga menekankan bahwa pendidikan tinggi adalah investasi berharga bagi masa depan. Ia juga menyosialisasikan program KIP Kuliah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemdikti Saintek) sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kendala biaya, yang sering menjadi penghalang utama bagi lulusan SMA/SMK di Kalimantan Tengah untuk melanjutkan studi.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berkelanjutan, sehingga semakin banyak siswa di Palangka Raya yang terbantu dalam merencanakan masa depannya dan pada akhirnya dapat meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di daerah tersebut

Salah satu peserta workshop dari SMKN 2 Palangka Raya, Esther mengatakan, kegiatan ini sangat membantu siswa yang kebingungan menentukan pilihan usai lulus sekolah.

"Terutama kita. Melalui acara ini saya bisa sharing dan diskusi dengan kakak-kakak serta Pak Dibyo. Harapan kedepannya ada kegiatan seperti ini lagi,” katanya.

Baca juga: Mahasiswa FKG UMPR ikuti penguatan kesehatan mental

Baca juga: Dosen FISIPOL UMPR perkuat organisasi masyarakat desa dalam advokasi

Baca juga: Dosen Fakultas Hukum UMPR gelar pendidikan hukum perkuat civic responsibility mahasiswa