Sampit (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah berencana tak memperpanjang status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berakhir dalam 10 hari, seiring peningkatan intensitas curah hujan. 

“Mungkin kita hentikan dulu (status siaga), tetapi kita akan melihat proyeksi Juli nanti. Karena berdasarkan prakiraan iklim, pada Juli itu biasanya mulai terjadi kemarau dengan panas yang cukup tinggi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam di Sampit, Rabu. 

Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan pihaknya maupun informasi dari BMKG setempat, kondisi cuaca di Kotim belakangan memang cenderung berubah-ubah, namun sebenarnya saat ini masih kategori musim hujan. 

Sebelumnya, dikarenakan anomali cuaca membuat intensitas curah hujan di Kotim berada di bawah normal dan jumlah hot spot (titik panas) meningkat hingga kejadian karhutla di beberapa titik yang mendasari penetapan status siaga darurat karhutla, selama 23 Januari - 21 Februari 2026.

Belakangan intensitas curah hujan kembali meningkat. Bahkan, pihaknya mengimbau agar masyarakat waspada ketika beraktivitas di luar rumah, karena adanya potensi hujan disertai angin kencang dan petir. 

“Termonitor kemarin sempat hujan, tapi juga ada panas selama dua hari. Ada karhutla di kilometer 19-20 Jalan Jenderal Sudirman yang alhamdulillah sudah kami padamkan, tetapi di sisi lain juga ada banjir dan air pasang atau banjir rob,” katanya.

Baca juga: Bulog Kotim pastikan stok beras sangat aman hadapi Ramadhan

Dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan musim hujan yang masih berlangsung, pihaknya berencana tidak melanjutkan status siaga karhutla. Kendati, BPBD Kotim tetap memantau perkembangan situasi di lapangan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap karhutla, meski curah hujan kembali meningkat.

Baca juga: Bupati Kotim instruksikan Disdik telusuri isu pungli Komite Sekolah

Baca juga: Satgas Saber Pangan telusuri penyebab kenaikan harga sejumlah komoditas di Kotim

Baca juga: Kolaborasi Pemkab Kotim dan Kodim 1015/Sampit bangun wilayah 3T lewat TMMD ke-127