Logo Header Antaranews Kalteng

Kota Buntok Mulai Diselimuti Kabut Asap

Rabu, 16 Oktober 2013 15:20 WIB
Image Print
Ilustarsi, Kabut Asap (FOTO ANTARA Kalteng/Untung Setiawan)

Buntok, Kalteng 16/10 (Antara) - Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, dan sekitarnya dalam seminggu terakhir ini diselimuti kabut asap tipis.

Pantauan Antara, kabut asap tipis yang menyelimuti wilayah kota Buntok dan sekitarnya tersebut masih belum mengganggu aktivitas para pengguna jalan, karena belum menutupi pandangan.

Salah seorang warga Jalan Veteran Buntok, Elman, Rabu mengatakan kabut asap tipis yang meyelimuti kota Buntok dan sekitarnya tersebut mulai muncul sejak seminggu terakhir ini.

Ia mengaku khawatir dengan kondisi ini, sebab seperti tahun sebelumnya banyak warga yang terserang penyakit ISPA (infeksi saluran pernafasan akut) akibat kabut asap tersebut.

Sementara Bupati Barsel Ir HM Farid Yusran, MM menghimbau kepada masyarakat agar tidak membakar hutan, lahan dan pekarangannya supaya tidak terjadi kabut asap tebal di wilayah Barsel.

"Kepada masyarakat diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, hal tersebut guna menghindari terjadinya kebakaran hutan, lahan dan pekarangan hingga bencana lingkungan akibat kabut asap,"ucap Farid Yusran.

Ia mengatakan, pihaknya juga telah membuat surat imbauan dengan nomor 522/6. BS/58/VI/2013 agar masyarakat setempat selalu berhati-hati dalam menggunakan api untuk keperluan pribadi.

"Bagi pemilik lahan pertanian/perkebunan hingga lahan kosong serta pemegang izin usaha baik kehutanan maupun non kehutanan diminta dapat memelihara arealnya masing - masing dari kebakaran," tambahnya.

Menurutnya, jika masyarakat mengetahui ada kebakaran hutan dan lahan dapat melakukan pemadaman sedini mungkin dan melaporkannya kepada pihak berwajib maupun pemerintah setempat.

"Hal itu agar kabut asap diwilayah Barsel tidak semakin tebal yang mana dapat menganggu aktifitas para pengguna jalan dan menyebabkan penyakit ISPA," ucapnya.

(T.KR-BYU/B/E001/E001)



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026