Logo Header Antaranews Kalteng

PDAM Sampit Atasi Krisis Air Bersih

Senin, 6 Januari 2014 17:38 WIB
Image Print
Ilustrasi, (Istimewa)

Sampit (Antara Kalteng) - Perusahaan Daerah Air Minum Dharma Tirta Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah yakin sudah bisa mengatasi krisis air bersih yang sering terjadi saat kemarau.

"Instalasi pengolahan air di Desa Ramban ini sudah dioperasikan sehingga bisa menyuplai ke kawasan Samuda dan sekitarnya saat kemarau agar masyarakat tidak lagi kesulitan air bersih," kata Direktur PDAM Dharma Tirta Sampit, Firdaus Herman Ranggan ditemui di Desa Ramban, Senin.

Sekadar diketahui, kawasan selatan Kotim yakni Samuda dan sekitarnya sering dilanda krisis air bersih saat kemarau lantaran sumur mengering, sementara air sungai berasa asin akibat intrusi air laut.

Selama ini penanganan krisis air bersih dilakukan dengan cara menyuplai air ke desa-desa yang kesulitan air bersih. Namun kini PDAM memilih solusi dengan membangun instalasi pengolahan air bersih.

"Masalah seperti itu tidak bisa ditangani secara insidentil, makanya kita bangun instalasi di sini dengan kapasitas 25 liter per detik. Kita ada sumber air baku di Sungai Lepeh. Dalam kondisi normal, Samuda tidak ada masalah pasokan air, tapi ketika air sungai asin, maka nanti kita pasok dari sini," jelas Firdaus.

Selain di Desa Ramban, PDAM juga akan membangun instalasi pengolahan air di Desa Luwuk Ranggan. Pembangunan instalasi secara parsial di titik-titik konsentrasi penduduk dinilai efektif untuk pemerataan pelayanan, apalagi nantinya direncanakan semua jaringan akan terkoneksi.

"Ini juga merupakan upaya kita mengamankan sumber air baku kita. Investasi besar-besaran di sektor perkebunan kelapa sawit juga memengaruhi sumber air baku air bersih kita karena sawit sangat rakus air," ucap Firdaus.

Secara umum Firdaus mengatakan, pihaknya berupaya maksimal untuk memberikan layanan air bersih secara maksimal kepada masyarakat dengan melakukan berbagai terobosan, di antaranya menggandeng swasta.

Saat ini hampir 11.000 calon pelanggan baru yang daftar tunggu. Dia berharap penambahan kapasitas dalam waktu tidak lama lagi bisa melayani masyarakat secara maksimal sesuai harapan.


(T.KR-NJI/B/N005/N005)



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026