Logo Header Antaranews Kalteng

Ribuan Warga Kotim Hadiri Peresmian Islamic Center

Minggu, 10 Mei 2015 00:48 WIB
Image Print
Ilustrasi. Miniatur Mesjid Raya Darussalam. (Istimewa)

Sampit (Antara Kalteng) - Ribuan umat Islam di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menghadiri peresmian Islamic Center yang berdiri megah di Jalan Jenderal Sudirman KM 3,2 Sampit, Sabtu malam.

Umat Muslim dari berbagai penjuru Kotim memadati Islamic Center yang satu kompleks dengan Masjid Agung Wahyu Al Hadi. Ada beberapa gedung terdapat di Islamic Center yang difungsikan sebagai aula, perpustakaan, asrama haji, perkantoran dan lainnya. Juga ada miniatur Ka`bah yang nantinya menjadi tempat untuk manasik haji.

"Selain menjadi pusat kegiatan Islam, tempat ini juga aken menjadi objek wisata religius daerah kita. Dan yang terpenting, Islamic Center ini kita harapkan dapat menjadi pengingat bagi kita untuk selalu meningkatkan keimanan," harap Bupati H Supian Hadi.

Hadir dalam peresmian itu Wakil Bupati HM Taufiq Mukri, HM Wahyudi K Anwar yang pernah menjabat Bupati Kotim selama dua periode, serta HM Thamrin Noor dan H Amrullah Hadi yang sama-sama pernah menjadi Wakil Bupati Kotim.

Pada saat bersamaan juga dilakukan peresmian sekaligus pemberian nama Bundaran Balanga yang hanya berjarak beberapa meter dari masjid dan Islamic Center. Bundaran yang dibangun dengan megah ini dilengkapi ruangan yang rencananya akan dijadikan museum.

Peresmian ini dirangkai dengan peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW, tasmiyah atau pemberian anak, lomba manuyang atau mengayun anak serta sidang isbat nikah seratus pasang suami istri.

Supian menyebutkan, kontrak tahun jamak pembangunan Islamic Center dan Masjid Agung Wahyu Al Hadi sudah selesai. Selanjutnya akan dilakukan pembenahan agar lebih bagus dan nyaman. Bupati termuda di Kalteng ini mengajak umat Islam memanfaatkan Islamic Center untuk kegiatan-kegiatan Islam demi semaraknya syiar agama.

Ustaz Muhammad Nur Maulana yang turut hadir dalam acara itu pun berharap keberadaan Islamic Center itu akan menjadi kebanggaan sekaligus sarana yang dapat membuat syiar Islam di daerah ini akan makin meningkat.

"Ini sangat luar biasa dan harus kita syukuri," kata dai muda yang terkenal melalui acara dakwah di salah satu stasiun televisi swasata itu.



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026