Logo Header Antaranews Kalteng

Karang Taruna Bantu Sosialisasi Bahaya Narkoba

Sabtu, 30 Mei 2015 08:38 WIB
Image Print
Ilustrasi (Istimewa)

Sampit (Antara Kalteng) - Karang Taruna Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, bersama jajarannya hingga di tingkat desa gencar membantu sosialisasi bahaya narkoba dan upaya pencegahannya.

"Narkoba merambat sampai ke desa. Ini sangat memprihatinkan karena bisa memengaruhi siapapun. Kita harus sama-sama peduli untuk memberantas narkoba," kata Ketua Karang Taruna Kotim, Abdul Hafid di Sampit, Jumat.

Keprihatinan ini membuat Karang Taruna turut aktif melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan pencegahannya. Dalam beberapa kesempatan pertemuan internal maupun eksternal, masalah ini terus disosialisasikan agar masyarakat bisa membentengi diri dan terhindar dari narkoba.

Seperti saat rapat koordinasi Karang Taruna di Kecamatan Pulau Hanaut belum lama ini, Hafid meminta seluruh jajaran pengurus dan warga Karang Taruna di seluruh desa untuk menjaga diri, keluarga dan masyarakatnya dari pengaruh narkoba.

"Ini juga menjadi tugas kita warga Karang Taruna membantu pemerintah untuk mencegah peredaran narkoba, khususnya di lingkungan kita masing-masing. Dampak narkoba sangat luar biasa merusak kehidupan masyarakat kita makanya harus kita berantas," tegas Hafid.

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kotim ini meminta warga Karang Taruna menjadi pelopor antinarkoba. Warga Karang Taruna harus menjadi contoh yang baik di masyarakat sehingga bisa memotivasi masyarakat secara umum untuk melakukan tindakan-tindakan positif.

Kasus narkoba di Kotim saat ini masih cukup tinggi. Data Polres Kotim, kasus yang ditangani pada 2014 naik 20 persen dibanding 2013, yakni dari 53 kasus naik menjadi 70 kasus pada 2014.

Kondisi ini sangat memprihatinkan karena narkoba sudah meracuni masyarakat tanpa membedakan latar belakang usia, jenis kelamin, profesi, pendidikan dan perbedaan lainnya. Dari kasus yang ditangani belakangan ini, pelaku penyalahgunaan narkoba berusia antara 16 tahun hingga 52 tahun.



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026