
Pasukan Zipur di Kobar Ditarik Kembali ke Markas Kalbar

Pangkalan Bun (Antara Kalteng) - Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 100 orang prajurit Pasukan Zeni Tempur (Zipur) dari Kodam XII Tanjungpura, Rabu (09/12) siang dipulangkan kembali ke markasnya di Kalimantan Barat melalui jalur darat, setelah sempat siaga selama dua hari di Gedung Transito Pangkalan Bun untuk menjadi pasukan pendukung pengamanan Pilkada serentak di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Penarikan pasukan ini berdasarkan pertimbangan keamanan di Kotawaringin Barat masih dalam situasi kondusif, dan para prajurit akan ditugaskan ke daerah lain yang lebih penting untuk membantu pengamanan Pilkada serentak.
Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf Suparman mengatakan bahwa pasukan Zipur ini ditujukan sebagai pasukan cadangan untuk mem-'back-up' Pilkada Kalteng. Namun karena ada keputusan KPU RI yang menunda pilkada serentak di Kalimantan Tengah, maka pasukan cadangan ditarik kembali ke markas.
"Saat ini situasi masih kondusif, pasukan cadangan belum sangat diperlukan karena dari pihak kepolisian juga cukup banyak personel untuk pengamanan. Cukup kita siagakan aparat kompi dari Kodim 1014 Pangkalan Bun yang masing-masing mensiagakan 1 SSK atau 200 personil," Kata Letkol Inf Suparman.
Pewarta : Alfa
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
