
Legislator: Disdik Perlu Persiapankan Siswa Hadapi UN

Kami berharap angka kelulusan siswa SMA/MA sederajat nantinya lebih baik dari tahun sebelumnya dan minimal sama,"
Sampit (Antara Kalteng) - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rimbun meminta Dinas Pendidikan setempat untuk mempersiapkan siswa SMA/MA sederajat menghadapi Ujian Nasional.
"Banyak hal yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi UN. Baik melalui kegiatan seperti program belajar tambahan maupun uji kemampuan siswa dalam negerjakan soal pelajaran," katanya di Sampit, Kamis.
Selain peran aktif sekolah dan para siswa, keterlibatan orang tua mengingatkan dan memotivasi anaknya sangat penting. Jangan sampai para siswa terlena dan tidak belajar di rumah.
"Kami berharap angka kelulusan siswa SMA/MA sederajat nantinya lebih baik dari tahun sebelumnya dan minimal sama," ucapnya.
Rimbun mengungkapkan, sejak adanya perubahan peraturan bahwa kelulusan siswa menjadi kewenangan sepenuhnya pihak sekolah diharapkan kualitas anak didik di Kotawaringin Timur tetap bisa dipertahankan dan apabila perlu ditingkatkan.
Seiring kemajuan teknologi, pelaksanaan UN juga tidak hanya dilaksanakan secara manual, yakni dikerjakan di lembar kerta jawaban, namun juga akan di laksanakan secara online.
"Peserta UN perlu kesiapan mental untuk menghadapi ujian secara elektronik, sebab jika tidak akan mempengaruhi hasil ujian itu sendiri," ucapnya.
Sementara itu, kepala Bidang Pendidikan Menengah dinas Pendidikan Kotawaringin Timur Ahcmad Syaifudi mengatakan, sedikitnya ada tujuh sekolah yang sudah siap menggelar ujian nasional dengan Computer Base Test (CBT).
Keenam sekolah itu adalah SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMKN 1, SMKN 2 Sampit, SMKN Kotabesi dan SMKN Cempaga.
"Jumlah sekolah yang melaksanakan ujian dengan cara CBT atau online meningkat dibanding tahun lalu yang hanya satu sekolah yaitu SMKN 2 Sampit," katanya.
Tahun 2015 lalu ada dua sekolah di Kalimantan Tengah yang melaksanakan UN secara online yaitu MAN Model Kota Palangka Raya dan SMKN 2 Sampit Kotawaringin Timur.
Dua sekolah itu dipilih sebelumnya karena dinilai sudah siap melaksanakan UN dengan sistem ini, khususnya dalam hal ketersediaan fasilitas.
Pewarta : Untung Setiawan
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
