Logo Header Antaranews Kalteng

Sukses budidaya ikan, Kotim digelontor bantuan sebanyak ini

Kamis, 30 Agustus 2018 20:57 WIB
Image Print
Panen raya ikan patin di Desa Bapeang dihadiri Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Slamet Soebjakto dan Wakil Bupati HM Taufiq Mukri, Kamis (30/8/2018). (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (Antaranews Kalteng) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, segera menggelontorkan banyak bantuan untuk pembudi daya ikan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, setelah melihat kesuksesan pembudidayaan ikan di daerah itu.

"Pembangunan perikanan di sini tumbuh oleh inisiatif dan swadaya masyarakat yang luar biasa. Kami dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melihat potensi yang luar biasa dan masyarakatnya sangat antusias sekali, bahkan pembudidayanya adalah pemuda, maka kami tentu akan memberi dukungan yang sebesar-besarnya," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Slamet Soebjakto di Sampit, Kamis.

Slamet datang ke Sampit menghadiri panen raya ikan patin di Desa Bapeang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Sekitar 40 ton ikan patin yang dipanen di tambak milik warga setempat yang selama ini dibina Dinas Perikanan Kotawaringin Timur.

Slamet mengaku bangga dengan kemajuan sektor perikanan di Kotawaringin Timur, dan diharapkan menjadi kegiatan ekonomi daerah dan harus didukung semua pihak.

Dia menyatakan keyakinannya sektor perikanan akan mampu mendukung dan mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah pusat akan membantu semaksimal mungkin agar produksi ikan di daerah ini terus meningkat, katanya.

Slamet menjanjikan bantuan cukup banyak yang akan segera dikirim tahun ini, yaitu satu juta benih ikan jelawat, nila, lele, patin dan mas sesuai keperluan, serta bantuan pakan mandiri sebanyak lima ton.

Ia juga menjanjikan akan memberikan bantuan sesuai keperluan pada 2019 nanti, yaitu berupa ekskavator, mesin pembuatan pakan mandiri dan kolam bioflok.

"Ini untuk memberi semangat dan sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat kepada pembudidaya ikan di Kotawaringin Timur," ujar Slamet.

Secara nasional, angka sementara produksi ikan di negara ini pada triwulan pertama tahun 2018 ini sekitar 4 juta ton, di antaranya untuk konsumsi nasional sekitar 2 juta ton. Target produksi tahun ini sekitar 19 juta ton dengan rumput laut.

Wakil Bupati Kotawaringin Timur, HM Taufiq Mukri mengatakan, panen raya ikan patin yang dilaksanakan itu diharapkan menambah semangat pembudidaya sehingga mampu meningkatkan hasil produksi.

"Dari 200 lebih tambak yang ada, sudah 45 tambak yang mulai panen. Yang dipanen saat ini hasilnya 40 ton. Nanti potensi panen ikan jenis lainnya juga ada. Perikanan di Kotawaringin Timur bisa memenuhi kebutuhan sendiri dan dipasarkan ke daerah lain," kata Taufiq didampingi Kepala Dinas Perikanan, Heriyanto.

Pemerintah kabupaten terus mendorong masyarakat meningkatkan produksi ikan karena pasarnya masih terbuka lebar. Peningkatan sektor ini diharapkan turut membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat.



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026